kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Ketua LPS: Perlu ada konsolidasi perbankan


Rabu, 16 Juli 2014 / 20:45 WIB
Ketua LPS: Perlu ada konsolidasi perbankan
ILUSTRASI. Cek Harga Mobil Bekas Tahun Muda Rp 100 Jutaan Bisa Pilih Varian Ini./pho KONTAN/Carolus Agus waluyo/18/10/2022.


Reporter: Issa Almawadi | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) berpendapat jumlah bank di Indonesia masih terlalu banyak. Untuk itu, LPS mendukung kebijakan yang mengharuskan bank melakukan konsolidasi, terutama merger.

"Tidak hanya bagi bank kecil. Bank dengan kategori besar juga seharusnya bisa merger," terang Kartika Wirjoatmodjo, Ketua LPS, Rabu (16/7).

Konsolidasi maupun merger, kata Kartika, sangat dibutuhkan untuk bisa bersaing dengan bank-bank asing yang nanti bisa memperluas ekspansi ke Indonesia. Apalagi, CIMB Group, bank terbesar kedua di Malaysia mengatakan bahwa saat ini tengah dalam pembicaraan untuk membeli RHB Capital dan Malaysia Building Society.

Kebutuhan konsolidasi maupun merger juga terkait dengan permodalan. "Bank di Indonesia kan maish punya keterbatasan untuk meningkatkan modal. Nah, berkaca dengan bank di Malaysia yang setelah merger akan memiliki modal besar, sebaiknya bank di Indonesia juga perlu melakukan hal itu," tutur Kartika.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×