kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   25.000   0,97%
  • USD/IDR 16.846   28,00   0,17%
  • IDX 8.937   11,28   0,13%
  • KOMPAS100 1.229   2,00   0,16%
  • LQ45 868   0,40   0,05%
  • ISSI 324   0,94   0,29%
  • IDX30 440   -0,98   -0,22%
  • IDXHIDIV20 517   -1,78   -0,34%
  • IDX80 137   0,24   0,18%
  • IDXV30 144   -0,01   0,00%
  • IDXQ30 140   -0,81   -0,58%

Kiwoom Sekuritas Targetkan Transaksi Tumbuh 2 Kali Lipat di Tahun 2026


Jumat, 09 Januari 2026 / 17:38 WIB
Kiwoom Sekuritas Targetkan Transaksi Tumbuh 2 Kali Lipat di Tahun 2026
ILUSTRASI. Kiwoom Sekuritas targetkan transaksi naik 2 kali lipat pada 2026 setelah mencatat lonjakan transaksi 87% YoY senilai Rp 40,3 triliun di tahun 2025


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTEN.CO.ID - JAKARTA. Kiwoom Sekuritas Indonesia optimistis menatap 2026. Di mana, perusahaan menartargetkan pertumbuhan transaksi mencapai 2 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu.

Optimisme ini muncul seiring dengan tren positif kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025.

"Kami optimistis di tahun 2026 dan akan berdampak positif pada bisnis sekuritas dengan target transaksi yang akan tumbuh 2x dibanding 2025," ungkap VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi kepada Kontan, Jumat (9/1/2026).

Dalam sembilan bulan pertama di tahun 2025, pendapatan perusahaan tercatat tumbuh 54% seiring dengan terjadinya peningkatan transaksi saham dari nasabah yang mencapai Rp 29 triliun atau naik 83% di periode yang sama. 

Baca Juga: OJK Optimistis Kinerja Perbankan di 2026 Moncer, Ini Alasannya

Apabila ditotal, sepanjang tahun 2025, Kiwoom Sekuritas mencatat jumlah transaksi nasabah menembus angka Rp 40,3 triliun atau naik 87% year-over-year (YoY).

Sedangkan transaksi harian tercatat sebesar Rp 170 miliar yang juga melonjak 88.6% dari periode sebelumnya dengan jumlah nasabah aktif sepanjang tahun mencapai 4.475 nasabah.

Pertumbuhan yang diraih Kiwoom Sekuritas ini ditopang oleh sejumlah faktor, termasuk program kampanye perusahaan untuk heavy trader dengan memberikan insentif kepada nasabah aktif.

Selain itu, Kiwoom Sekuritas juga melakukan kebijakan pelonggaran suku bunga untuk mendorong aktivitas transaksi di pasar saham. 

Di sisi lain, peningkatan jumlah investor baru, minat yang tinggi terhadap aktivitas Initial Public Offering (IPO), dan kebijakan regulator yang mendukung pasar dinilai turut mendorong pertumbuhan transaksi saham.

Untuk mencapai target yang sudah ditetapkan, Kiwoom Sekuritas akan fokus pada penambahan nasabah high-net-worth (HNW) dan institusi serta terus menjalankan program kampanye untuk memberi insentif bagi nasabah aktif.

Baca Juga: Surya Fajar Sekuritas Proyeksi Investor Ritel Tumbuh 10%-15% di Tahun 2026

Audi juga mengatakan bahwa Kiwoom Sekuritas tengah menyiapkan pengembangan bisnis Investment Banking untuk menambah sumber pendapatan di masa depan.

"Pendapatan lainnya, kami juga tengah mempersiapkan bisnis Investment Banking," tuturnya.

Selanjutnya: TotalEnergies Kantongi Izin Eksplorasi Baru Lepas Pantai Lebanon

Menarik Dibaca: Promo Guardian Super Hemat 8-21 Januari 2026, Tambah Rp 1.000 Dapat 2 Rexona Spray

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×