kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.963   50,00   0,28%
  • IDX 5.695   51,92   0,92%
  • KOMPAS100 735   7,36   1,01%
  • LQ45 557   3,64   0,66%
  • ISSI 198   1,89   0,96%
  • IDX30 316   1,31   0,42%
  • IDXHIDIV20 389   -0,57   -0,15%
  • IDX80 83   0,64   0,78%
  • IDXV30 106   -0,46   -0,43%
  • IDXQ30 102   0,12   0,12%

Kredit di Oktober hanya tumbuh 7,86%


Jumat, 10 November 2017 / 12:32 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mematok pertumbuhan kredit sampai dengan akhir tahun paling tidak mampu mencapai 10%. Meski begitu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana mengatakan, dari Rancangan Bisnis Bank (RBB) 2017 yang diterima OJK, perbankan diperkirakan mampu tumbuh mencapai 11,8% setelah sebelumnya sebesar 13%.

"Bank sedang melakukan konsolidasi pasca relaksasi kemarin, memang ada sedikit perlambatan," katanya, Jumat (10/11).

Adapun, OJK mencatat sampai dengan bulan Oktober 2017 secara tahunan (year on year/yoy) kredit perbankan tumbuh mencapai 7,86%. Sementara secara year to date (ytd) kredit perbankan baru tumbuh 3%-4%.Jumlah tersebut praktis lebih rendah ketimbang pertumbuhan kredit perbankan di bulan Agustus 2017 yang mencapai 8,26%.

Alasannya, ada beberapa debitur bank besar terutama bank pelat merah yang telah melakukan pelunasan. Secara terpisah, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, perlambatan kredit di Oktober 2017 mengalami perlambatan pasca PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) melakukan pelunasan.

"Kemarin ada BUMN yang melunasi uutang di bank, ada yang sampai Rp 4 triliun, itu kan sudah merevisi pertumbuhan yang sangat besar ke bawah," kata Wimboh.

Meski kredit melambat di bulan Oktober 2017, Wimboh optimistis secara industri target kredit perbankan akan tetap berjalan utamanya mendekati bulan Desember 2017. Kendati demikian, Wimboh mengatakan pertumbuhan kredit diprediksi akan lebih kencang di tahun 2018. Pihaknya memproyeksi kredit tahun depan dapat tumbuh di kisaran 12% sampai 13% secara tahunan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×