kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.880   -55,00   -0,31%
  • IDX 5.839   -57,18   -0,97%
  • KOMPAS100 757   -7,86   -1,03%
  • LQ45 577   -6,86   -1,18%
  • ISSI 202   -0,82   -0,40%
  • IDX30 327   -3,92   -1,18%
  • IDXHIDIV20 403   -4,85   -1,19%
  • IDX80 86   -0,89   -1,02%
  • IDXV30 109   -0,80   -0,73%
  • IDXQ30 105   -1,27   -1,19%

Kredit macet KUR BNI turun jadi 3,3%


Kamis, 08 Januari 2015 / 14:59 WIB
ILUSTRASI. Kawasan perkantoran di Jakarta, Senin (12/6/2023)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/12/06/2023.


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Bank Negara Indonesia (BNI) akhirnya berhasil menurunkan tingkat rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) dalam penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di bulan November 2014. NPL KUR BNI kini berada di level 3,3%.

Berdasarkan data Komite KUR, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, per November 2014, jumlah KUR yang disalurkan BNI mencapai Rp 15,48 triliun debitur. Jumlah ini menunjukkan pertumbuhan sebesar 19,62% dibanding jumlah KUR pada November 2013 yang mencapai Rp 12,94 triliun (year on year).

Kenaikan volume penyaluran KUR ini juga diikuti peningkatan jumlah debitur KUR BNI dari 195.647 debitur di November 2013 menjadi 217.086 debitur di November 2014.

Adapun jumlah rata-rata KUR yang diterima tiap debitur di BNI meningkat dari Rp 66,2 juta di November 2013 menjadi Rp 71,3 juta di November 2014. Untunglah, semua peningkatan di atas juga diikuti penurunan tingkat NPL KUR BNI dari 4,3% di November 2013 menjadi 3,3% di November 2014.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×