kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Kredit macet sektor UMKM naik hingga 17,16%


Senin, 17 Januari 2011 / 11:36 WIB


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Angka kredit macet atau non performing loan (NPL) perbankan di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) kembali melonjak. Satistik Perbankan Indonesia (SPI) Bank Indonesia (BI) mencatat, per November 2010 nominal kredit macet UMKM mencapai Rp 26,62 triliun.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 25,70 triliun, kredit macet tersebut naik 3,57%. Bahkan jika dihitung dari akhir 2009, angka kredit bermasalah ini melonjak Rp 3,9 triliun atau 17,16% dari Rp 22,72 triliun (Desember 2009).

Sebelumnya, beberapa bank menyatakan sektor UMKM masih memiliki potenensi yang besar dalam penyaluran kredit. Beberapa bank BUMN bahkan mencatatkan pertumbuhan kredit di sektor UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×