kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kredit macet sektor UMKM naik hingga 17,16%


Senin, 17 Januari 2011 / 11:36 WIB


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Angka kredit macet atau non performing loan (NPL) perbankan di sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) kembali melonjak. Satistik Perbankan Indonesia (SPI) Bank Indonesia (BI) mencatat, per November 2010 nominal kredit macet UMKM mencapai Rp 26,62 triliun.

Jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 25,70 triliun, kredit macet tersebut naik 3,57%. Bahkan jika dihitung dari akhir 2009, angka kredit bermasalah ini melonjak Rp 3,9 triliun atau 17,16% dari Rp 22,72 triliun (Desember 2009).

Sebelumnya, beberapa bank menyatakan sektor UMKM masih memiliki potenensi yang besar dalam penyaluran kredit. Beberapa bank BUMN bahkan mencatatkan pertumbuhan kredit di sektor UMKM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×