kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.602   49,00   0,28%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Kredit Perbankan Lesu, Tapi Sektor Pemerintah dan Transportasi Melaju Kencang


Jumat, 19 September 2025 / 12:16 WIB
Kredit Perbankan Lesu, Tapi Sektor Pemerintah dan Transportasi Melaju Kencang
ILUSTRASI. Di tengah lambatnya pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan, ada beberapa sektor yang sejatinya masih bisa tumbuh tinggi.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Di tengah lambatnya pertumbuhan kredit perbankan secara keseluruhan, ada beberapa sektor yang sejatinya masih bisa tumbuh tinggi. Bahkan, pertumbuhannya bisa mencapai di atas 20% secara tahunan (YoY).

Seperti diketahui, kredit perbankan dalam tiga bulan terakhir hanya tumbuh di kisaran 7%.

Nah, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Juli 2025, beberapa sektor seperti administrasi pemerintah, kesehatan sosial hingga pengangkutan dan pergudangan mencatat pertumbuhan kredit yang tinggi.

Baca Juga: Laju Kredit Perbankan ke Sektor Berkelanjutan Makin Deras

Secara rinci, pertumbuhan tertinggi kredit perbankan terjadi pada sektor produktif untuk administrasi pemerintahan. Dalam hal ini, kredit-kredit ini biasa digunakan untuk pengadaan barang dan jasa di lingkup pemerintah.

Adapun, pertumbuhan kredit di sektor tersebut mencapai 37,67% YoY menjadi Rp 110,29 triliun. Meski demikian, porsi kredit tersebut terbilang masih mini yaitu hanya 1,37% dari total kredit.

Lebih lanjut, kredit untuk aktivitas pengangkutan dan pergudangan juga mencatat pertumbuhan yang di atas 20%. Tepatnya, pada Juli 2025, kredit di sektor tersebut tumbuh hingga 22,25% YoY menjadi Rp 297,53 triliun atau setara 3,7% dari total kredit.

Baca Juga: Kuncuran Kredit Perbankan ke Sektor Batubara Tetap Membara

Nah, pertumbuhan tersebut juga mengalami akselerasi jika dibandingkan bulan sebelumnya. Pasalnya, pada Juni 2025, pertumbuhannya baru sekitar 21,53% YoY.

Contoh lain, ada sektor kesehatan dan sosial yang mencatat pertumbuhan kredit 21,85% per Juli 2025. Meski demikian, ini sedikit melambat jika dibandingkan bulan sebelumnya yang bisa tumbuh 23,36% YoY.

Secara nilai, kredit di sektor ini juga terbilang kecil dengan hanya sekitar Rp 48,31 triliun. Artinya, itu setara dengan 0,6% dari total kredit di periode tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×