kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Kredit ritel Bank Mandiri tumbuh 13,7% pada 2017


Selasa, 06 Februari 2018 / 21:50 WIB
Kredit ritel Bank Mandiri tumbuh 13,7% pada 2017
ILUSTRASI. Paparan Kinerja Bank Mandiri


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengatakan kredit ritel perseroan pada 2017 atau year on year (yoy) tumbuh 13,7% mencapai Rp 223,1 triliun.

Direktur Ritel Bank Mandiri Tardi menyebut komposisi kredit ritel terhadap total kredit secara bank only mencapai 34,6%. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dari porsi di tahun 2016 sebesar 33,1%.

Jika dirinci berdasarkan segmen kreditnya, kredit mikro tumbuh paling tinggi sebesar 22,2% yoy dari Rp 50,6 triliun menjadi Rp 61,9 triliun. Sementara itu kredit konsumer tumbuh 18,1% yoy menjadi Rp 89,3 triliun.

Disusul dengan realisasi pertumbuhan kartu kredit sebesar 13% dari Rp 9,1 triliun menjadi Rp 10,3 triliun. "Ritel kami punya potensi besar, terutama dari KPR (kredit pemilikan rumah) yang tahun lalu tumbuh 10% yoy," kata Tardi di Jakarta, Selasa (6/2).

Sementara itu, untuk di tahun 2018 Tardi mengatakan kredit ritel akan lebih difokuskan pada pertumbuhan KPR dan kredit payroll.

Pasalnya, selama ini Bank Mandiri telah memiliki 4 juta nasabah payroll, dari jumlah tersebut baru 1 juta nasabah yang tercatat menggunakan layanan kredit perseroan. "Asumsi payroll 4 juta, kita baru sumbang 1 juta. Sehingga potensinya masih besar dari payroll loan," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×