kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.852   50,00   0,30%
  • IDX 8.259   -31,80   -0,38%
  • KOMPAS100 1.167   -4,58   -0,39%
  • LQ45 838   -3,64   -0,43%
  • ISSI 296   -0,02   -0,01%
  • IDX30 436   0,03   0,01%
  • IDXHIDIV20 522   1,58   0,30%
  • IDX80 130   -0,48   -0,37%
  • IDXV30 144   1,00   0,70%
  • IDXQ30 141   0,06   0,04%

Laba Bersih OCBC NISP Tumbuh 21,6% YoY per November 2024 Jadi Rp 4,5 Triliun


Rabu, 01 Januari 2025 / 16:02 WIB
Laba Bersih OCBC NISP Tumbuh 21,6% YoY per November 2024 Jadi Rp 4,5 Triliun
ILUSTRASI. PT Bank OCBC NISP Tbk catatkan kinerja positif sampai pertengahan Kuartal IV-2024, laba bersih secara bank only Rp 4,5 triliun per November 2024. KONTAN/BAihaki/19/12/2014


Reporter: Nurtiandriyani Simamora | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pasca akuisisi PT Bank Commonwealth, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP) mencatatkan kinerja positif sampai pertengahan Kuartal IV-2024, tercermin dari perolehan laba bersih secara bank only sebesar Rp 4,5 triliun per November 2024, tumbuh 21,6% secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan periode tahun lalu Rp 3,7 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan bulanan OCBC, pertumbuhan laba bersih tersebut ditopang oleh pendapatan bunga bersih sebesar Rp 10 triliun per November 2024, meningkat 10,7% yoy dibandingkan periode tahun lalu Rp 9,04 triliun.

Di sisi lain, beban operasional tercatat meningkat 14,35% yoy dari Rp 4,32 triliun triliun menjadi Rp 4,94 triliun per November 2024.

Baca Juga: Bank OCBC NISP Catat Laba Bersih Naik 25% Menjadi Rp 3,8 Triliun per Kuartal III-2024

Dari fungsi intermediasi, OCBC telah menyalurkan kredit dan pembiayaan syariah sebesar Rp 162,56 triliun per November 2024, meningkat 8,97% yoy dibandingkan periode tahun lalu Rp 149,17 triliun.

Sumber pendanaan OCBC dari pihak ketiga (DPK) juga meningkat 14,9% yoy mencapai Rp 206,38 triliun per November 2024, dibandingkan periode tahun lalu Rp 179,60 triliun

 

Alhasil, pertumbuhan kredit dan DPK turut mendorong pertumbuhan total asset OCBC meningkat 11,18% yoy mencapai Rp 281,57 triliun per November 2024, dibandingkan periode tahun lalu Rp 253,25 triliun.

Sebelumnya, OCBC NISP per tanggal 1 September 2024 lalu baru saja mendapatkan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan akuisisi atau penggabungan dengan PT Bank Commonwealth.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×