kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Lampu kuning industri asuransi syariah menyala


Minggu, 22 Maret 2015 / 22:28 WIB
ILUSTRASI. Cek Gula Darah Bisa Dilakukan Sendiri Di Rumah, Berikut Contoh Alat & Harganya


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Uji Agung Santosa

JAKARTA. Lampu kuning untuk pebisnis asuransi syariah menyala. Pasalnya tahun lalu kenaikan klaim jauh melebihi pertumbuhan premi yang berhasil dikantongi.

Data Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) mencatat,  industri asuransi syariah membayar klaim sebesar Rp 2,9 triliun sepanjang 2014. Bila dibandingkan dengan pembayaran klaim di tahun sebelumnya yang sebesar Rp 2,5 triliun, ada kenaikan sampai 18,8%.

Kenaikan klaim terbesar terjadi di lini bisnis asuransi jiwa syariah yang mencapai 33% menjadi Rp 2,2 triliun. Padahal pertumbuhan preminya hanya sebesar 10% dibanding periode yang sama di tahun sebelumnya.

Sementara di bisnis asuransi umum syariah dan reasuransi syariah memang pembayaran klaimnya tercatat minus 9,14% menjadi Rp 773,2 miliar. Namun klaim yang berkurang ini tak sebanding dengan penurunan premi yang mencapai 18,5%.

Taufik Marjuniadi, Wakil Ketua Bidang Riset dan Statistik AASI menilai pertumbuhan klaim yang lebih tinggi ini disebabkan pengelolaan resiko yang kurang mumpuni di tahun kemarin. "Ke depan proses assesment mesti diperbaiki," kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×