kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Langgar penetapan tarif premi, ini sanksi dari OJK


Sabtu, 25 Januari 2014 / 09:52 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi Update Daftar Harga BBM Terbaru September 2022: Harga Pertalite, Pertamax, Solar Naik.. ANTARA FOTO/Makna Zaezar/wsj.


Reporter: Christine Novita Nababan | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengancam bakal melakukan uji kepatutan dan kelayakan ulang para direksi perusahaan asuransi dan perusahaan pembiayaan yang terbukti melanggar aturan penetapan tarif premi.

“Kami akan tindak tegas perusahaan asuransi dan perusahaan pembiayaan yang tidak patuh ketentuan SE-06/D.05/2013 tentang penetapan tarif premi dan aturan biaya akuisisi pada lini usaha asuransi kendaraan bermotor dan harta benda. Kami tidak akan pandang bulu,” tegas Firdaus Djaelani, Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan OJK, Jumat (24/1).

Indikasi pelanggaran beleid yang terbit pada 31 Desember 2013 dan baru efektif berlaku 1 Maret 2014 ini, antara lain pembatalan polis yang masih berlaku atau memungut biaya akuisisi atau komisi lebih dari yang ditentukan, yakni 25%.

“Kami akan kenakan sanksi, baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Sanksi mulai dari administratif, larangan menjual proteksi asuransi kendaraan bermotor, hingga uji kepatutan dan kelayakan ulang bagi direksinya,” imbuh dia.

Sebagai bentuk keseriusan regulator atas aturan ini, OJK mengklaim telah menyurati asosiasi asuransi dan perusahaan pembiayaan. OJK bahkan menggandeng asosiasi perbankan untuk turut mengawasi kontrak perusahaan asuransi dengan multifinance atau produk yang dijual lewat bank (bancassurance).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×