kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.110   -15,00   -0,08%
  • IDX 6.040   1,68   0,03%
  • KOMPAS100 789   0,53   0,07%
  • LQ45 599   -3,49   -0,58%
  • ISSI 210   2,97   1,43%
  • IDX30 339   -1,95   -0,57%
  • IDXHIDIV20 422   -0,99   -0,24%
  • IDX80 90   0,01   0,01%
  • IDXV30 116   1,09   0,96%
  • IDXQ30 109   -0,38   -0,35%

Membaik, Adira Finance Catat Angka NPF Sebesar 1,8% per Juni 2026


Selasa, 14 Juli 2026 / 13:50 WIB
Membaik, Adira Finance Catat Angka NPF Sebesar 1,8% per Juni 2026
ILUSTRASI. Target Pembiayaan: Penjualan mobil menggunakan pembiayaan Adira Finance (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingkat pembiayaan bermasalah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menyusut.

Adira mencatat, rasio Non Performing Financing (NPF) sebesar 1,8% per Juni 2026. Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengatakan, NPF Adira membaik, dibandingkan posisi per Maret 2026. Jika menilik data dari Adira Finance, NPF yang dibukukan per Maret 2026 sebesar 1,9%.

Untuk menjaga rasio NPF agar tetap terkendali, kata Gani, Adira Finance menerapkan sejumlah upaya. Salah satu upayanya adalah menerapkan proses akuisisi dan underwriting yang selektif dengan mempertimbangkan profil dan kemampuan membayar konsumen, serta tingkat risiko pada setiap segmen. 

"Upaya tersebut juga didukung pemantauan portofolio secara berkala, penguatan aktivitas collection, serta strategi penanganan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing konsumen," ujar Gani kepada Kontan, Selasa (14/7).

Baca Juga: NPF Industri Multifinance Terus Menunjukkan Pemburukan, Ini Kata CNAF

Adira Finance juga turut mencermati dinamika Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan ketidakpastian ekonomi yang terjadi. Gani melihat, kondisi tersebut dapat memengaruhi pendapatan dan kemampuan membayar sebagian konsumen. 

"Apabila berlangsung secara berkepanjangan, kondisi itu juga berpotensi memengaruhi permintaan pembiayaan dan kualitas portofolio," tuturnya.

Maka itu, Gani mengatakan Adira Finance akan terus memantau perkembangan kondisi konsumen dan melakukan penyesuaian strategi pembiayaan secara terukur. 

Asal tahu saja, data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Mei 2026 sebesar 3,06%, atau memburuk dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,89%. 

Baca Juga: BNI Buka Suara Soal Skandal Korupsi Rp 41,48 Miliar di Jember, Ini Penjelasannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×