kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Menteri Ara Temui Dirut BRI, Bahas Soal KUR Perumahan


Jumat, 03 Oktober 2025 / 09:20 WIB
Menteri Ara Temui Dirut BRI, Bahas Soal KUR Perumahan
ILUSTRASI. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait  memberikan keterangan usai rapat tingkat menteri di Jakarta, Jumat (14/3/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/tom. Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi kantor pusat BRI pada Kamis, (2/10/2025).


Reporter: Vatrischa Putri Nur | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait mengunjungi kantor pusat BRI pada Kamis, (2/10/2025). 

Dalam kunjungannya ini, Menteri Ara bersama Direktur Utama BRI membahas soal upaya peningkatan penyaluran Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yakni mengenai strategi dan Kredit Usaha Perumahan (KUR).

"Kunci di sini adalah tidak hanya eksekusi untuk menyalurkan, tapi juga adalah gimana kita melakukan sosialisasi. Karena hal-hal yang baik ini perlu diketahui oleh lebih banyak ya," kata Hery saat ditemui di Gedung BRI 1, Kamis (2/10/2025).

Baca Juga: Menkeu Sindir Tidak Ada Penambahan Kilang Baru, Bahlil: Tanya yang Mengomentari

Kemudian Ara juga menyampaikan jika BRI merupakan bank yang memiliki pengalaman mumpuni dalam memberikan layanan KUR, karena segmen nasabah BRI fokus ke UMKM.

Berdasarkan data BP Tapera, BRI tercatat sebagai bank BUMN dengan peningkatan porsi pembiayaan rumah subsidi terbesar. 

"Saya sengaja datang untuk menyampaikan terima kasih kepada Pak Dirut. Dari bank-bank Himbara, pertumbuhan serapan rumah subsidi paling besar itu ada di BRI," terang Ara.

Adapun per Juni 2025, KPRS BRI telah diberikan kepada lebih dari 101.000 penerima manfaat dengan outstanding mencapai Rp 13,79 Triliun. Dari penyaluran tersebut, sekitar 97% merupakan outstanding FLPP dengan kualitas kredit yang tetap terjaga.

Kemudian data terakhir rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) dari segmen ini berada pada level rendah, yakni 1,1%. 

Baca Juga: KUR Perumahan Mengucur Bulan Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×