kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45920,31   -15,20   -1.62%
  • EMAS1.347.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Meski BI Menahan Bunga Acuan, Suku Bunga Deposito Bank Mulai Turun


Kamis, 22 Februari 2024 / 17:47 WIB
Meski BI Menahan Bunga Acuan, Suku Bunga Deposito Bank Mulai Turun
ILUSTRASI. Papan elektronik bunga deposito di Bank BNI, Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) kembali menahan suku bunga acuan atau BI Rate pada level 6%. Meski suku bunga acuan masih tertahan, BI mencatat suku bunga deposito perbankan mulai menurun.

Terlihat berdasarkan data BI, suku bunga deposito 1 bulan per Januari 2024 berada di level 4,62%, turun dibandingkan suku bunga deposito 1 bulan pada Desember 2023 di level 4,69%. 

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan bahwa tingkat suku bunga acuan atau BI rate masih akan tetap dipertahankan untuk sementara waktu. Penurunan suku bunga acuan atau BI rate rencananya baru akan dilakukan pada semester kedua 2024.

Sejumlah perbankan pun mengaku tengah mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian suku bunga depositonya.

Baca Juga: BTPN Incar Dana Rp 6,73 Triliun Lewat Rights Issue, Cek Jadwalnya

SVP Retail Deposito Products and Solution Bank Mandiri Evi Dempowati  menyampaikan, bahwa perkembangan bunga deposito Bank Mandiri baik rupiah dan valas masih stabil dan masih cukup kompetitif bila dibandingkan bank pesaing. 

Saat ini bunga deposito rupiah Bank Mandiri ditawarkan bervariasi sesuai jangka waktu Deposito hingga 2,5% per tahun untuk IDR dan untuk Deposito Valas USD hingga 1,75% per tahun.

"Dengan adanya perkiraan penurunan BI rate di semester II dimana BI rate merupakan suku bunga acuan untuk valuta rupiah, tentunya kami akan mempertimbangkan hal tersebut sebagai salah satu faktor dalam melakukan penyesuaian suku bunga," ungkap Evi kepada kontan.co.id, Kamis (22/2).

"Selain memperhitungkan juga beberapa faktor lain seperti likuiditas perbankan nasional dan tren suku bunga di pasar," lanjut dia.

Evi menyebut, pemberian bunga ini tentunya berdampak pada biaya bunga, yang hingga saat ini masih terjaga sesuai dengan anggaran yang ditetapkan manajemen dan diproyeksikan trennya dapat dijaga sesuai rencana hingga akhir tahun.

Sementara Direktur Distribution and Funding BTN Jasmin mengatakan, bahwa saat ini suku bunga deposito BTN masih belum berubah karena suku bunga acuannya juga tetap.

"Tentu BTN akan menyesuaikan rate suku bunga jika suku bunga acuan BI turun," katanya.

Baca Juga: Krom Bank (BBSI) Menunjuk Anton Hermawan Sebagai Presiden Direktur

Di sisi lain, Jasmin mengakui biaya dana di Januari 2024 sedikit meningkat dibandingkan Desember tahun lalu, karena dampak dari penyesuaian bunga deposito yang sedikit naik di Desember 2023 lalu, yang saat ini mulai jatuh tempo.

Jika mengutip dari laman resminya, suku bunga counter rate deposito BTN saat ini bervariasi antara 1% hingga 3,05%.




TERBARU

[X]
×