kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.870   -65,00   -0,36%
  • IDX 5.821   -75,34   -1,28%
  • KOMPAS100 752   -12,33   -1,61%
  • LQ45 573   -10,72   -1,84%
  • ISSI 201   -1,70   -0,84%
  • IDX30 325   -6,09   -1,84%
  • IDXHIDIV20 401   -6,69   -1,64%
  • IDX80 86   -1,38   -1,59%
  • IDXV30 108   -1,25   -1,14%
  • IDXQ30 105   -1,88   -1,76%

Meski tumbuh, kredit UMKM masih lambat


Jumat, 26 Agustus 2016 / 18:14 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Bank Indonesia (BI) mencatatkan pertumbuhan kredit usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) menjadi 8,3% per triwulan II 2016. Jumlah tersebut memang sudah lebih tinggi dibanding triwulan I 2016 sebesar 6,2%.

Meski demikian, Kepala Departemen Pengembangan UMKM BI, Yunita Resmi Sari mengakui pertumbuhan tersebut memang mengalami sedikit perlambatan karena masih d bawah pertumbuhan kredit secara nasional sebesar 8,9%. “Perlambatan ini di semua sektor, baik UMKM dan non-UMKM,” katanya di Gedung BI (25/8).

Adapun pangsa kredit UMKM terlihat mencatatkan peningkatan tipis dari triwulan I 2016 sebesar 19,5% menjadi 19,7% pada triwulan II tahun ini dengan outstanding UMKM tercatat sebesar Rp 827,3 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×