kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Muamalat targetkan pembiayaan macet hanya 4%


Jumat, 28 Juli 2017 / 17:31 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mengatakan pihaknya akan menahan rasio pembiayaan bermasalah atau non performing financing (NPF) perseroan di level 4% pada akhir tahun 2017.

Direktur Utama Bank Muamalat Endy Abdurrahman menyebut sampai dengan akhir Juni 2017 rasio NPF perseroan masih berada di posisi 4,5%.

"Mudah-mudahan kita tutup 4%, kemarin kita 4,5%," ujar Endy saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Jumat (28/7).

Menurut Endy, salah satu sektor yang menjadi penyumbang NPF antara lain energi, khususnya pembangunan pembangkit energi terbarukan (renewable energy).

Kendati demikian, bank syariah pertama di Indonesia ini menyebut saat ini proyek tersebut sudah mulai beroperasi. Artinya, perseroan pun sudah mendapatkan pemasukan dari debiturnya yakni PT Perusahaan Listik Negara (persero).

"Proyek sudah beroperasi, sudah mulai dapat income dari PLN. Jadi rata-rata sudah kembali," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×