kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

NPL Bukopin masih tertahan di level 4%


Selasa, 04 Juli 2017 / 13:47 WIB


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. PT Bank Bukopin Tbk belum berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah perseroan atau Non Performing Loan (NPL). Direktur Utama Bukopin, Glen Glenardi mengatakan, hal tersebut karena adanya penyelesaian NPL yang tertunda di bulan Mei hingga Juni 2017.

"Ada yang mundur (penyelesaian kredit bermasalah). Sampai Juni masih turun sedikit menjadi sekitar 4%," kata Glen saat ditemui di kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Selasa (4/7).

Sampai saat ini penyumbang kredit bermasalah Bukopin masih berasal dari sektor pertambangan. Bank yang sebagian besar sahamnya dimiliki oleh PT Bosowa Corporindo ini mengklaim, pada kuartal III-2017 NPL akan cenderung menurun signifikan.

"NPL tinggi di kuartal I, kuartal II cenderung stagnan, kuartal III mudah-mudahan selesai," imbuhnya.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Bank Bukopin, Eko R. Gindo menyebut, sampai akhir tahun ini NPL akan dijaga di level 3,5%. Adapun, sampai Mei 2017, NPL bank ini berada di level 4%.

"Saat ini NPL kami sudah restrukturisasi dan collection termasuk ambil alih aset. Tapi di sisi lain, cadangan kami naikkan menjadi 21%," ujar Eko.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×