kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

OJK: 7 Perusahaan Asuransi Masih dalam Pengawasan Khusus


Rabu, 10 Januari 2024 / 06:30 WIB
OJK: 7 Perusahaan Asuransi Masih dalam Pengawasan Khusus
ILUSTRASI. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 7 perusahaan asuransi yang masuk dalam kategori pengawasan khusus. (KONTAN/Carolus Agus Waluyo)


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat 7 perusahaan asuransi yang masuk dalam kategori pengawasan khusus. Jumlah tersebut sama dengan posisi November 2023 lalu, namun sudah ada beberapa perusahaan yang telah dicabut izinnya.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastimiyono menyampaikan pada periode November sampai Desember 2023 OJK telah mencabut izin usaha PT Asuransi Jiwa Prolife Indonesia atau dahulu dikenal dengan Indosurya Life dan PT Asuransi Purna Artanugraha (Aspan).

“OJK terus melakukan pengawasan khusus terhadap 7 perusahaan asuransi dengan harapan perusahaan terus memperbaiki kondisi keuangannya untuk kepentingan pemegang polis,” ujarnya dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner (RDK) OJK, Selasa (9/1).

Baca Juga: Premi Asuransi Kesehatan Diperkirakan Masih Tumbuh

Dari sisi kinerja OJK mencatat, pendapatan premi industri asuransi mengalami kenaikan sebesar 3,56% year on year (YoY) menjadi Rp 290,21 triliun di November 2023, dibandingkan November 2022 senilai Rp 280,24 triliun.

Selain itu, Ogi juga menyampaikan bahwa pihaknya juga terus melakukan pengawasan khusus terhadap perusahaan dana pensiun yang mengalami permasalahan.

“Selama periode November 2023 terdapat 2 dana pensiun megalami perbaikan kondisi dan 3 dana pensiun mengajukan rencana perubahan program dari manfaat pasti menjadi program iuran pasti,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×