kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

OJK: Ada perusahaan modal ventura yang model bisnisnya mirip LKM


Kamis, 18 November 2021 / 18:48 WIB
OJK: Ada perusahaan modal ventura yang model bisnisnya mirip LKM
ILUSTRASI. Pejalan kaki melintas dekat panduk modal Ventura di Jakarta. KONTAN/Cheppy A. Muchlis


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa beberapa perusahaan modal ventura yang saat ini justru melakukan bisnis seperti yang dilakukan Lembaga Keuangan Mikro (LKM). Jumlahnya pun ada sekitar 15 perusahaan modal ventura.

“Faktanya sampai hari ini hanya 75% dari anggota asosiasi perusahaan modal ventura ini yang bener-bener menguasai ataupun memiliki bisnis venture,” ujar Kepala Departemen Pengawasan IKNB 2B, Bambang W. Budiawan. 

Bambang pun bilang bahwa rencananya perusahaan-perusahaan tersebut akan dibuatkan regulasi khusus untuk fokus pada pembiayaan keuangan mikro. Hanya saja, akan tidak akan sama dengan regulasi LKM karena dasar hukumnya berbeda.

Baca Juga: Perbankan syariah targetkan pembiayaan tumbuh dua digit di tahun depan

Ia pun akan melihat perusahaan-perusahaan ini lebih banyak memberikan pembiayaan di sektor apa, sehingga nantinya akan dibuat seperti saat ini ada perusahaan pembiayaan yang fokus di infrastruktur, yaitu SMI dan SMF.

“Pemain-pemain yang berpengalaman di sektor tertentu dari 15 perusahaan ini, lebih baik dipisahkan saja," kata Bambang.

"Karena kalau kita paksa-paksa dia tetap venture, nanti malah kualitas asetnya malah jelek nanti malah tidak memberikan kontribusi yang baik untuk ekonomi,” pungkasnya.

Selanjutnya: PPA bantu tuntaskan pengelolaan aset berkualitas rendah Bank Muamalat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×