kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.610.000   7.000   0,27%
  • USD/IDR 18.015   7,00   0,04%
  • IDX 6.234   -1,63   -0,03%
  • KOMPAS100 818   1,65   0,20%
  • LQ45 624   2,69   0,43%
  • ISSI 216   0,62   0,29%
  • IDX30 350   0,23   0,07%
  • IDXHIDIV20 430   0,32   0,08%
  • IDX80 94   0,31   0,33%
  • IDXV30 119   1,05   0,89%
  • IDXQ30 112   0,22   0,20%

OJK berharap teknologi percepat inklusi keuangan


Selasa, 09 Mei 2017 / 22:51 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dupla Kartini

JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK)  berharap inklusi keuangan bisa lebih cepat direalisasikan dengan adanya teknologi. Hal ini seiring dengan target 75% inklusi keuangan pada 2019 nanti.

Muliaman Hadad, Ketua Dewan Komisioner mengatakan, dengan semakin banyaknya fintech (perusahaan teknologi keuangan) yang muncul, maka bisa membantu mempermudah akses layanan keuangan di masyarakat.

“Saat ini sudah ada 165 fintech yang terdaftar di OJK, mayoritas bergerak di bidang bidang peer to peer lending dan layanan pembayaran,” ujar Muliaman dalam acara penandatanganan kesepakatan Gojek dengan tiga bank, Selasa (9/5).

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika mengatakan, dengan akses internet lebih baik diharapkan bisa meningkatkan tingkat inklusi keuangan masyarakat.

“Dengan selesainya proyek pembangunan jaringan internet Palapa Ring pada 2019 nanti diharpakan bisa meningkatkan rate inklusi keuangan masyarakat,” ujar Rudiantara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×