kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

OJK Dorong Industri PVML Berkontribusi di Program Kopdes Merah Putih dan MBG


Kamis, 09 April 2026 / 18:02 WIB
OJK Dorong Industri PVML Berkontribusi di Program Kopdes Merah Putih dan MBG
ILUSTRASI. Makan Bergizi Gratis (MBG). (KKP/dok)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah telah mencanangkan berbagai program prioritas, seperti Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Terkait hal itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pelaku usaha di industri Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) untuk berkontribusi di dalam program tersebut.

"Kontribusinya, antara lain melalui dukungan pembiayaan, termasuk pembiayaan kendaraan logistik untuk mendukung operasional program tersebut," kata Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga: Pembiayaan KDMP Tembus Rp 148,6 Triliun, MBG Tembus Rp 1,02 Triliun selama 2025

Lebih lanjut, Agusman mengatakan industri PVML juga terus didorong untuk berkontribusi dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah secara keseluruhan. 

Dia bilang dukungan tersebut mencakup berbagai sektor strategis, seperti pembiayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pembiayaan hijau, infrastruktur, dan perumahan.

Baca Juga: OJK: Penyaluran Pembiayaan ke Ekosistem MBG Mencapai Rp 1,02 Triliun

Agusman menerangkan dukungan bisa dilakukan melalui optimalisasi peran lembaga, seperti PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) dalam pembiayaan pembangunan berkelanjutan. 

Selain itu, mengoptimalkan peran PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau PT SMF dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) dalam penguatan pembiayaan perumahan nasional. 

Baca Juga: 58,03% Dana Desa Akan Dialokasikan untuk Kopdes Merah Putih, Ini Respons Industri LKM

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×