kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Optimalkan pemasaran keagenan, Pegadaian gandeng Bank Mandiri


Senin, 16 September 2019 / 16:49 WIB
ILUSTRASI. Nasabah melakukan transaksi gadai di kantor Pegadaian


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian terus menciptakan inovasi baru untuk memperluas jangkauan pemasaran melalui agen, seperti kerjasama dengan perbankan anggota Himbara. Yang terbaru, Pegadaian membangun sinergi bisnis dengan PT Bank Mandiri Tbk melalui agen Pegadaian dan agen Mandiri yang dimiliki masing-masing perusahaan.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan kerjasama ini untuk mendukung kegiatan bisnis serta mengoptimalkan penjualan dan pemasaran produk kedua belah pihak lewat keagenan.

“Kerjasama ini meliputi pemanfaatan produk, layanan, dan pengembangan jaringan untuk jasa serta produk unggulan. Kerjasama tersebut juga didukung masing-masing perusahaan terafiliasi dengan anak-anak usaha,” kata Kuswiyoto, dalam keterangan pers, Jumat (14/9).

Baca Juga: Menabung emas di Pegadaian Digital, bisa lewat BRI Internet Banking

Dengan kerjasama ini, sumber daya Pegadaian maupun Bank Mandiri dapat dioptimalkan, sehingga terwujud One Family, One Nation, One Vision to Excellence.

Ada tiga skema kerjasama yang dijalankan yaitu kerjasama dalam agen Laku Pandai Bank Mandiri dan agen Pegadaian. Kemudian MCM Auto Insert untuk operasional Pegadaian, dan peningkatan limit fasilitas kredit perusahaan sebesar Rp 2 triliun di Bank Mandiri.

Baca Juga: Tingkatkan pemasaran produk, Pegadaian gandeng 21 perusahaan di Bandung

Sampai Juni 2019 jumlah agen Pegadaian mengalami peningkatan mencapai jumlah lebih dari 8.200 jiwa. Sedangkan untuk jumlah Business Operations Plan (BOP) juga mengalami peningkatan tercatat lebih dari 2.200 jiwa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×