kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.680.000   -30.000   -1,11%
  • USD/IDR 17.882   6,00   0,03%
  • IDX 6.374   105,97   1,69%
  • KOMPAS100 836   13,50   1,64%
  • LQ45 634   8,05   1,29%
  • ISSI 220   3,58   1,65%
  • IDX30 354   2,96   0,84%
  • IDXHIDIV20 429   0,94   0,22%
  • IDX80 95   1,52   1,62%
  • IDXV30 118   0,42   0,35%
  • IDXQ30 112   0,52   0,46%

Pakar usulkan pembatasan mitra asuransi asing


Rabu, 16 Januari 2013 / 13:42 WIB
Eko Sulistyo Komisaris PT PLN (Persero)


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Komisi XI Dewan Perwakilan Rakya menggelar rapat dengar pendapat umum untuk meminta masukan kepada para pakar asuransi mengenai Revisi Undang-Undang Perasuransian. Dalam rapat dengar pendapat umum ini, isu pembatasan perusahaan asuransi di Indonesia oleh pihak asing terus bergulir.

Pakar Asuransi Frans Sahusilawane menilai perusahaan asuransi asing memang perlu diatur. Bila tidak dimasukkan dalam Undang-Undang Asuransi, namun pembatasan itu bisa diatur dan disempurnakan dalam Peraturan Pemerintah (PP). "Apabila terjadi peningkatan modal, sementara partner lokal tidak bisa memenuhi sebanyak 20%, maka perseroan wajib memenuhi partner lokal yang lain untuk mengisi kekurangan itu," ujar Frans dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi XI di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (16/1).

Seperti diketahui, dalam UU Asuransi sekarang ini, tercantum bahwa pihak asing boleh memiliki perusahaan asing sebesar 80% dan lokal 20%. Dalam aturan itu, asing dibatasi agar tidak memiliki perusahaan asing dalam negeri hingga 100%. Hal tersebut dilakukan agar memberi kesempatan kepada lokal untuk menyerap modal lebih besar dibandingkan dengan asing.

Frans mengatakan, negara harus mendahulukan mitra lokal. "Jika tetap tidak ada, maka mitra asing bisa mengambil sementara porsi 20% yang tidak diserap partner lokal. Namun, ketika lokal sudah bisa menyerap, maka partner asing harus mengembalikan kembali kepada partner lokal," kata Frans.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×