kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   90.000   3,23%
  • USD/IDR 16.858   -51,00   -0,30%
  • IDX 8.863   -129,55   -1,44%
  • KOMPAS100 1.227   -12,31   -0,99%
  • LQ45 869   -6,58   -0,75%
  • ISSI 325   -4,35   -1,32%
  • IDX30 445   -3,63   -0,81%
  • IDXHIDIV20 526   -2,36   -0,45%
  • IDX80 136   -1,36   -0,98%
  • IDXV30 146   -0,88   -0,60%
  • IDXQ30 143   -0,54   -0,37%

Paylater Bank Tumbuh Subur saat Kredit Melambat, Begini Data Terbaru OJK April 2025


Rabu, 04 Juni 2025 / 11:52 WIB
Paylater Bank Tumbuh Subur saat Kredit Melambat, Begini Data Terbaru OJK April 2025
ILUSTRASI. OJK mencatat, utang nasabah di produk buy now pay later bank tumbuh subur mencapai Rp 21,3 triliun atau naik 26,5% secara tahunan per April 2025?


Reporter: Rilanda Virasma | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, utang nasabah di produk buy now pay later (BNPL) bank tumbuh subur mencapai Rp 21,3 triliun atau naik 26,5% secara tahunan (year on year/YoY) per April 2025. Jumlah rekeningnya telah mencapai 24,36 juta rekening.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan (OJK) Dian Ediana Rae mengatakan, jumlah ini mengambil porsi kredit sebesar 0,27% dari total kredit perbankan.

“Tentu masih sangat kecil jika dibandingkan dengan total kredit perbankan, namun terus mencatatkan pertumbuhan yang tinggi secara tahunan,” ujar Dian dalam konferensi pers Rapat Dewan Komisioner OJK, Senin (2/6).

Baca Juga: OJK Terbitkan Dua Peraturan Baru di Bidang Industri Penjaminan, Berikut Isinya

Lebih lanjut Dian menjabarkan, kredit perbankan secara keseluruhan justru melambat, hanya tumbuh 8,88% YoY menjadi Rp 7.960 triliun. Padahal, kredit bank di bulan sebelumnya mampu tumbuh 9,16% YoY.

Berdasarkan penggunaannya, kredit investasi mencatatkan pertumbuhan tertinggi, yakni 15,8% YoY, disusul kredit konsumsi tumbuh 8,97% YoY dan kredit modal kerja 4,62% YoY.

Berdasarkan kepemilikan, Himbara masih menyetir pertumbuhan kredit Tanah Air yakni mencapai 8,82% YoY.

Dari kategori nasabah, debitur korporasi mencatatkan kredit tertinggi mencapai 12,7% YoY, diikuti debitur usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) 2,60%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×