kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -15.000   -0,56%
  • USD/IDR 17.868   -67,00   -0,37%
  • IDX 5.816   -79,65   -1,35%
  • KOMPAS100 753   -11,08   -1,45%
  • LQ45 575   -8,80   -1,51%
  • ISSI 201   -1,86   -0,92%
  • IDX30 326   -4,87   -1,47%
  • IDXHIDIV20 402   -5,53   -1,36%
  • IDX80 86   -1,20   -1,39%
  • IDXV30 109   -1,01   -0,92%
  • IDXQ30 105   -1,50   -1,41%

Pegadaian: Bisnis Gadai Emas Masih Tumbuh Jelang Akhir Tahun 2025


Jumat, 05 Desember 2025 / 14:51 WIB
Pegadaian: Bisnis Gadai Emas Masih Tumbuh Jelang Akhir Tahun 2025
ILUSTRASI. Karyawan melayani nasabah di salah satu kantor cabang Pegadaian di Jakarta, Senin (26/12/2022).KONTAN/Fransiskus Simbolon. Pegadaian menyampaikan bahwa bisnis gadai emas masih tumbuh menjelang akhir tahun, meski tidak sesignifikan pada kuartal III-2025. ?


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Pegadaian menyampaikan bahwa bisnis gadai emas masih tumbuh menjelang akhir tahun, meski tidak sesignifikan pada kuartal III-2025. 

Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Pegadaian, Ferdian Timur, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya aktivitas pelunasan, baik untuk keperluan jual maupun buyback emas, seiring kenaikan harga emas yang cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

"Namun, kebutuhan ekonomi rumah tangga menjelang akhir tahun dan awal tahun masih memberikan sinyal bahwa gadai ataupun buyback emas masih menjadi opsi utama bagi masyarakat dalam mengoptimalkan aset emas yang dimiliki," kata Ferdian kepada Kontan, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga: Tugu Insurance Sebut Promo Akhir Tahun Masih Berpeluang Angkat Premi Kendaraan

Dari sisi agunan, hingga saat ini emas dalam bentuk perhiasan masih mendominasi dibandingkan emas batangan. Ferdian menyebut, hal ini menunjukkan bahwa masyarakat yang memiliki aset emas dalam bentuk perhiasan masih lebih banyak menjadi nasabah Pegadaian. 

Dominasi perhiasan sebagai agunan didorong oleh karakter emas perhiasan yang bersifat multifungsi dan dapat digunakan dalam aktivitas tertentu, sehingga menjadikannya sebagai opsi utama barang jaminan.

"Hingga saat ini dominasi agunan perhiasan masih lebih tinggi dari pada emas batangan, sehingga menunjukkan bahwa masyarakat yang memiliki aset emas dalam bentuk perhiasan lebih banyak menjadi nasabah Pegadaian," tuturnya.

Sementara itu, kenaikan harga emas dalam setahun terakhir yang saat ini tertahan di level sekitar Rp 2,4 juta per gram juga masih menjadi pemicu masyarakat untuk membeli emas, baik secara tunai maupun cicilan melalui Pegadaian. 

Lebih lanjut, Ferdian bilang, terkait ekspektasi ekonom ke depan yang memproyeksikan harga emas masih akan terus meningkat serta masih kuatnya permintaan emas di tingkat global dan domestik turut menopang minat masyarakat terhadap emas.

Baca Juga: DPPK BCA Optimistis Kinerja Dana Pensiun Tumbuh pada 2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×