kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.628.000   -10.000   -0,38%
  • USD/IDR 17.853   87,00   0,49%
  • IDX 6.429   -12,53   -0,19%
  • KOMPAS100 842   -0,43   -0,05%
  • LQ45 639   -1,36   -0,21%
  • ISSI 224   -1,03   -0,46%
  • IDX30 355   -1,35   -0,38%
  • IDXHIDIV20 442   -1,67   -0,38%
  • IDX80 96   -0,09   -0,10%
  • IDXV30 122   0,11   0,09%
  • IDXQ30 114   -0,62   -0,54%

Pembahasan premi perbankan masih tarik ulur


Kamis, 14 September 2017 / 16:46 WIB


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Dessy Rosalina

KONTAN.CO.ID - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bilang pembahasan mengenai premi restrukturisasi (premi PRP) masih tarik ulur antara pemerintah dan DPR (dewan perwakilan rakyat).

Halim Alamsyah, Ketua Dewan Komisioner LPS bilang pembahasan premi PRP juga sedang memperhatikan lobi dari industri.

"Besarannya masih belum tau, karena masih pembahasan," kata Halim ketika ditemui setelah paparan, Kamis (14/9).

Nantinya LPS menurut Halim juga akan membuat gedung khusus untuk unit PRP ini. LPS juga mengaku sedang membutuhkan beberap SDM untuk nantinya mengelola unit PRP ini.

Sebelumnya LPS sudah mempunyai beberapa pertimbangan terkait dengan perhitungan premi restrukturisasi perbankan (PRP). Pertimbangan awalnya adalah premi ini diharapkan bisa sebesar 2%-3% dari PDB.

Destry Damayanti, Anggota Dewan Komisioner LPS mengatakan, jika mengacu pada masukan Perbanas dan beberapa lembaga, maka premi PRP ini diperkirakan sebesar 0,05% dari total simpanan.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×