kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.602.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.681   54,00   0,31%
  • IDX 6.535   -6,68   -0,10%
  • KOMPAS100 866   8,07   0,94%
  • LQ45 659   9,32   1,43%
  • ISSI 225   -2,18   -0,96%
  • IDX30 366   5,04   1,40%
  • IDXHIDIV20 458   8,21   1,83%
  • IDX80 99   1,17   1,20%
  • IDXV30 126   0,85   0,68%
  • IDXQ30 118   2,25   1,94%

Pembiayaan Fintech Lending ke Luar Pulau Jawa Tumbuh 29,06% per Juli 2026


Senin, 14 September 2026 / 20:30 WIB
Pembiayaan Fintech Lending ke Luar Pulau Jawa Tumbuh 29,06% per Juli 2026
ILUSTRASI. Penyaluran pembiayaan industri fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) ke luar Pulau Jawa menunjukkan pertumbuhan yang signifikan (KONTAN/Muradi)


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyaluran pembiayaan industri fintech peer to peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) ke luar Pulau Jawa menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan industri fintech lending ke luar Pulau Jawa mencapai Rp32,81 triliun per Juli 2026.

"Nilainya tumbuh 29,06%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Senin (14/9).

Meski bertumbuh signifikan, Agusman menerangkan pembiayaan industri fintech lending masih didominasi Pulau Jawa. Dia bilang Pulau Jawa mendominasi dengan porsi 68,94% dari total outstanding pembiayaan industri per Juli 2026.

Asal tahu saja, outstanding pembiayaan fintech P2P lending mencapai Rp105,63 triliun per Juli 2026, atau tumbuh sebesar 24,76% secara Year on Year (YoY).

Jika dilihat berdasarkan provinsi, OJK menyampaikan ada 3 provinsi yang mencatatkan pertumbuhan pembiayaan tertinggi di industri per Juli 2026. Agusman mengatakan Papua Pegunungan menjadi provinsi dengan pertumbuhan pembiayaan tertinggi sebesar 85,77% secara YoY.

Baca Juga: Kredit Konsumsi Diproyeksi Tumbuh di Kuartal III-2026, Daya Beli Tetap Jadi Tantangan

"Diikuti, Papua Tengah yang tumbuh 77,76% YoY, serta Papua Selatan yang tumbuh 69,14% YoY," ungkapnya.

Lebih lanjut, Agusman tak memungkiri terdapat tantangan yang perlu menjadi perhatian industri dalam menyalurkan pembiayaan ke luar Pulau Jawa. Dia bilang tantangannya berupa karakteristik dan kondisi perekonomian di masing-masing wilayah, serta kualitas data calon borrower.

Agusman juga menyampaikan pemerataan akses pembiayaan fintech lending ke luar Pulau Jawa terus didorong, sesuai dengan arah Roadmap Fintech Lending 2023–2028.

Sebagai informasi, OJK mencatat, tingkat risiko kredit macet secara agregat atau TWP90 industri fintech lending memburuk atau meningkat dari posisi Juni 2026 yang sebesar 4,26%, menjadi sebesar 4,32% per Juli 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×