Reporter: Ferry Saputra | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat baru di industri multifinance mencapai Rp 143,28 triliun per Februari 2026.
Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman mengatakan penyaluran pembiayaan kendaraan bermotor roda empat baru masih menjadi kontributor terbesar bagi kinerja multifinance per Februari 2026.
"Porsinya sebesar 26,47% dari total penyaluran pembiayaan industri multifinance," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Rabu (8/4/2026).
Baca Juga: Kinerja ALTO Network Tumbuh Solid pada Kuartal I 2026
Sementara itu, Agusman menerangkan nilai penyaluran pembiayaan kendaraan roda empat bekas mencapai Rp 88,36 triliun per Februari 2026. Adapun porsinya sebesar 16,32% terhadap total penyaluran pembiayaan industri.
OJK memperkirakan pembiayaan otomotif masih menjadi salah satu kontributor terbesar dalam pembiayaan industri multifinance di tengah kondisi perekonomian saat ini. Agusman menyebut pembiayaan mobil bekas berpotensi menjadi pilihan masyarakat karena dinilai lebih terjangkau.
"Pembiayaan otomotif masih menjadi salah satu kontributor terbesar dalam pembiayaan industri multifinance di tengah perekonomian saat ini, termasuk pembiayaan mobil bekas yang memberikan skema pembiayaan yang relatif lebih terjangkau bagi masyarakat," ungkapnya.
Baca Juga: Allianz Syariah dan Maybank Indonesia Luncurkan MyProtection Amanah
Mengenai kinerja industri, OJK mencatat, piutang pembiayaan perusahaan multifinance mencapai Rp 512,14 triliun per Februari 2026. Nilai piutang pembiayaan itu tumbuh 1,01% secara Year on Year (YoY).
Sementara itu, tingkat Non Performing Financing (NPF) gross perusahaan pembiayaan per Februari 2026 sebesar 2,78%. Angkanya terbilang memburuk, jika dibandingkan posisi pada bulan sebelumnya yang sebesar 2,72%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













