kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Pembiayaan Multiguna Dominasi Penyaluran Pembiayaan Baru Industri Multifinance


Senin, 11 Mei 2026 / 16:22 WIB
Pembiayaan Multiguna Dominasi Penyaluran Pembiayaan Baru Industri Multifinance
ILUSTRASI. Pembiayaan Multiguna (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pembiayaan segmen multiguna masih menjadi kontributor utama pembiayaan baru industri multifinance. 

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK Agusman menerangkan pembiayaan multiguna industri multifinance mencapai Rp 20,95 triliun per Maret 2026.

"Pembiayaan multiguna mendominasi dengan porsi 48,55% dari total pembiayaan baru," katanya dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Kamis (7/5).

Baca Juga: Saham Bank Besar Tertekan pada Awal Pekan, BMRI Turun 7,99%

Agusman mengatakan total penyaluran pembiayaan baru industri multifinance tercatat sebesar Rp 43,15 triliun per Maret 2026. 

Lebih lanjut, Agusman menyampaikan perkembangan penyaluran pembiayaan baru di industri multifinance ke depannya dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain dinamika permintaan pembiayaan dan penerapan prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran.

"Dengan demikian, diharapkan pertumbuhan dapat diimbangi dengan menjaga kualitas pembiayaan," ucapnya.

Senada dengan data OJK, perusahaan multifinance PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) juga menyatakan pembiayaan multiguna masih menjadi tulang punggung kinerja perusahaan per Maret 2026.

Chief Financial Officer Adira Finance Sylvanus Gani mengungkapkan hingga Maret 2026, nilai pembiayaan multiguna mencapai Rp 6,4 triliun.

“Secara porsi, segmen multiguna menyumbang 54% terhadap total pembiayaan perusahaan,” ujarnya kepada Kontan.

Gani menerangkan dominasi segmen multiguna didorong oleh masih kuatnya permintaan pembiayaan konsumtif masyarakat, terutama untuk kebutuhan kendaraan dan pinjaman tunai berbasis agunan. 

Baca Juga: OJK Upayakan Pengembangan Ekosistem Bullion di Indonesia, Ini Langkah yang Dilakukan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×