kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Pembiayaan Syariah Adira Finance Tumbuh 16% YoY, Tembus Rp 9 Triliun


Selasa, 13 Januari 2026 / 19:45 WIB
Pembiayaan Syariah Adira Finance Tumbuh 16% YoY, Tembus Rp 9 Triliun
ILUSTRASI. Kinerja pembiayaan berbasis syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menorehkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025. (KONTAN/Ivanka Rahmana)


Reporter: Ade Priyatin | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja pembiayaan berbasis syariah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) menorehkan pertumbuhan positif sepanjang tahun 2025.

Penyaluran pembiayaan baru berbasis syariah Adira Finance mencapai Rp 9 triliun atau mengalami pertumbuhan 16% secara tahunan (YoY) dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Di samping itu, lini pembiayaan syariah memberi kontribusi sekitar 12% terhadap total pembiayaan baru yang disalurkan oleh Adira Finance.

Berkaca dari pencapaian ini, Chief Financial Officer Adira Finance, Sylvanus Gani berharap agar segmen pembiayaan syariah bisa terus meningkat seiring dengan strategi yang akan dilakukan Adira Finance.

Baca Juga: Adira Finance Masih Hati-Hati Tatap Pembiayaan Mobil Baru 2026

"Ke depannya, kontribusi pembiayaan syariah diharapkan terus meningkat seiring dengan strategi yang dilakukan perusahaan," ujarnya kepada Kontan, Selasa (13/1/26).

Untuk mendukung target tersebut, Adira Finance berupaya untuk menguatkan ekosistem komunitas syariah.

Beberapa hal yang akan dilakukan adalah memperluas jaringan network perusahaan, meningkatkan penetrasi pada produk di segmen non-otomotif, dan meningkatkan retensi nasabah syariah melalui perbaikan proses layanan dan pengalaman pelanggan.

Meski memandang positif kinerja segmen syariah, Gani mengungkapkan bahwa saat ini Adira Finance belum memenuhi kriteria aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait spin off Unit Usaha Syariah (UUS).

Baca Juga: Adira Finance Luncurkan Produk Hasanah untuk Pembiayaan Haji Plus

"Hingga saat ini UUS perusahaan belum memenuhi kriteria tersebut," katanya.

Oleh karena itu, pada tahun ini Adira Finance belum berencana melakukan spin off UUS.

Kendati demikian, pihaknya berupaya untuk terus memantau perkembangan regulasi dan melakukan evaluasi secara berkala untuk mendukung pengembangan bisnis syariah secara berkelanjutan.

Selanjutnya: China Mulai Sisir Aset Warga di Luar Negeri

Menarik Dibaca: Hujan Sangat Deras Guyur Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (14/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×