kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Penyaluran KUR BPD DIY Baru Capai Rp194,2 Miliar hingga Maret 2026


Kamis, 02 April 2026 / 16:00 WIB
Penyaluran KUR BPD DIY Baru Capai Rp194,2 Miliar hingga Maret 2026
ILUSTRASI. Bank BPD DIY (Dok/BPD DIY)


Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT Bank BPD DIY pada awal 2026 masih belum optimal. Hingga 27 Maret 2026, realisasi KUR baru mencapai Rp194,2 miliar dari total kuota tahun ini sebesar Rp1,2 triliun.

Direktur Pemasaran Bank BPD DIY R Agus Trimurjanto mengungkapkan, belum maksimalnya penyaluran KUR dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang masih diliputi ketidakpastian.

“Penyaluran KUR pada awal tahun 2026 belum optimal karena ketidakpastian ekonomi yang berdampak pada perkembangan usaha dan kapasitas pelaku UMKM untuk menambah kredit,” ujarnya kepada kontan.co.id.

Baca Juga: Bank Mandiri Telah Salurkan KUR Rp7,35 Triliun hingga Februari 2026

Dari sisi kualitas kredit, rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) KUR BPD DIY menunjukkan tren kenaikan. Per Desember 2025, NPL tercatat sebesar 2,69%, kemudian meningkat menjadi 3,1% pada Januari 2026.

Meski demikian, Agus optimistis rasio NPL tersebut dapat kembali ditekan.

“Kami yakin NPL dapat kembali turun di bawah 3%,” imbuhnya.

Ke depan, BPD DIY masih melihat sejumlah sektor yang memiliki potensi pertumbuhan kredit cukup baik. Di antaranya sektor perdagangan, akomodasi, pertanian, serta pariwisata, seiring dengan tingginya aktivitas ekonomi di wilayah Yogyakarta sebagai destinasi wisata.

Untuk menggenjot penyaluran sekaligus menjaga kualitas kredit, BPD DIY menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya memperkuat kapasitas dan jumlah sumber daya manusia (SDM), serta meningkatkan selektivitas dalam penyaluran kredit dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudential banking).

Selain itu, bank juga akan meningkatkan penetrasi kredit ke sektor UMKM melalui optimalisasi rantai pasok (supply chain) dan pemanfaatan basis nasabah eksisting.

BPD DIY juga memperluas kerja sama dengan instansi pemerintah dan komunitas bisnis, serta meningkatkan kualitas hubungan kemitraan dengan nasabah UMKM.

Dengan berbagai langkah tersebut, pihaknya berharap penyaluran KUR dapat meningkat seiring membaiknya kondisi ekonomi, tanpa mengorbankan kualitas kredit.

Baca Juga: Saham Big Banks Mayoritas Melemah di Sesi Pertama Kamis (2/4), BBCA Menguat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU

[X]
×