Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Ignatia Maria Sri Sayekti
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mandiri Utama Finance (MUF) mencatat penyaluran pembiayaan kendaraan listrik mencapai senilai Rp 136,8 miliar pada Januari 2025.
Head of Corporate Secretary & Legal MUF Elisabeth Lidya Sirait menyampaikan nilai tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 171% secara year on year (YoY) atau tahunan.
“Jumlah ini menyumbang kontribusi sebesar 8% terhadap total portofolio pembiayaan MUF,” ujarnya kepada Kontan Jumat (28/2).
Baca Juga: Ada Insentif PPnBM untuk Mobil Listrik di 2025, Mandiri Utama Finance Sambut Baik
Elisabeth bilang, perusahaan terus berupaya untuk mendorong pertumbuhan kinerja pembiayaan kendaraan listrik. Salah satunya melalui kerja sama dengan pabrikan dan dealer, skema pembiayaan kompetitif, serta sinergi dengan Bank Mandiri dan Bank BSI.
“Kami juga menawarkan insentif seperti suku bunga khusus dan tenor fleksibel untuk meningkatkan daya tarik bagi konsumen,” tururnya.
Sepanjang tahun 2025 ini, MUF menargetkan pembiayaan kendaraan listrik dapat terus tumbuh sejalan dengan peningkatan permintaan dan kebijakan pemerintah yang mendukung ekosistem kendaraan listrik.
Baca Juga: Mandiri Utama Finance Catat Pembiayaan Kendaraan Listrik Rp 1,3 Triliun di 2024
Lebih lanjut, MUF berkomitmen untuk meningkatkan portofolio pembiayaan di segmen ini dengan menyesuaikan strategi sesuai dengan dinamika pasar.
Sebagai informasi, berdasarkan data terakhir Otoritas Jasa Keuangan (OJK) penyaluran pembiayaan kendaraan listrik perusahaan multifinance per November 2024 mencapai Rp 16,69 triliun. Porsinya tercatat sebesar 1,81%, dari total piutang pembiayaan per November 2024.
Baca Juga: Mandiri Utama Finance (MUF) Catatkan Pembiayaan Multiguna Rp 3,8 Triliun pada 2024
Selanjutnya: Cuan 34,74% Setahun, Harga Emas Antam Hari Ini Longsor (28 Februari 2025)
Menarik Dibaca: Skenario Bearish, Waspada Bitcoin Turun Menuju US$ 71.529
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News