kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Penyaluran Pembiayaan Sektor Buy Now Pay Later Diperkirakan Naik pada Ramadan


Selasa, 12 Maret 2024 / 02:15 WIB
Penyaluran Pembiayaan Sektor Buy Now Pay Later Diperkirakan Naik pada Ramadan
ILUSTRASI. OJK memperkirakan akan terjadi peningkatan penyaluran pembiayaan di sektor Buy Now Pay Later (BNPL) pada momen Ramadan


Reporter: Ferry Saputra | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan akan terjadi peningkatan penyaluran pembiayaan di sektor Buy Now Pay Later (BNPL) pada momen Ramadan.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya (PVML) OJK Agusman menyebut salah satunya disebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat pada saat bulan Ramadan dan Lebaran.

"Masyarakat banyak membeli barang-barang persiapan untuk puasa dan Lebaran, serta pembelian tiket transportasi untuk mudik Lebaran," katanya dalam lembar jawaban tertulis, Kamis (7/3).

Baca Juga: Milenial dan Gen Z Harus Melek Keuangan dan Cerdas Mencari Cuan

Dari sisi supply, Agusman mengatakan perusahaan pembiayaan akan menyambut permintaan tersebut dengan mengeluarkan penawaran-penawaran khusus, seperti nominal down payment yang lebih rendah, bonus pembayaran 1 angsuran, hingga suku bunga yang lebih rendah. 

"Dengan mempertimbangkan kondisi-kondisi tersebut, OJK memproyeksikan pada Maret 2024 pertumbuhan piutang pembiayaan berada pada kisaran 11% hingga 13% Year on Year (YoY)," tuturnya.

Berkenaan dengan adanya tren peningkatan penyaluran pembiayaan tersebut, Agusman meminta perusahaan pembiayaan tetap menjaga prinsip kehati-hatian dalam proses penyaluran pembiayaan. Dengan demikian, kata dia, pertumbuhan piutang tersebut tidak diiringi dengan kenaikan risiko kredit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×