CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Permata enggan agresif di kredit infrastrukturr


Selasa, 08 April 2014 / 10:18 WIB
ILUSTRASI. Cara Mencegah Asam Urat Kambuh, Tidak Mengonsumsi 5 Buah Pantangan Asam Urat. (Verywell/Alexandra Gordon)


Reporter: Adhitya Himawan | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Bank Permata memutuskan tak akan agresif dalam menyalurkan kredit infrastruktur. Sebab sektor infrastruktur membutuhkan pembiayaan dalam jumlah besar dan memakan jangka waktu lama.

Menurut Roy Arman Arfandy, Direktur Wholesale Bank Permata, kredit infrastruktur cenderung memerlukan pembiayaan dalam jumlah besar. "Sementara tenornya panjang-panjang semua. Sehingga kami memilih lebih selektif," kata Roy di Jakarta, belum lama ini.

Roy menambahkan jumlah kredit infrastruktur yang telah disalurkan di Bank Permata masih dibawah 5% dari total kredit tahun lalu yang mencapai Rp 106,98 triliun. Dengan demikian, kredit infrastruktur di Bank Permata pada tahun lalu tidak sampai Rp 5,34 triliun.

Untuk tahun ini, Bank Permata tetap tak mau agresif dengan menargetkan hanya maksimal 5% dari total kredit di akhir tahun ini. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×