kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Pertempuran di era digital, perusahaan konvensional dan start up harus bekerja sama


Senin, 21 September 2020 / 20:56 WIB
ILUSTRASI. Ki-ka : Investment Manager Finch Capital Irmansyah Muslim Putera, CEO Mandiri Capital Indonesia (MCI) Eddi Danusaputro, CEO & Co Founder Halofina Adjie Wicaksana dan Co Founder & Chairman Halofina Eko Pratomo berbincang usai menyampaikan paparan tentang k


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

Alamanda menyodorkan contoh, saat Mandiri Sekuritas ingin menjual obligasi ritel, bisa menggunakan KoinWorks untuk penjualanr. “Contoh lain, AXA Mandiri yang dapat menjual asuransi melalui Amartha,”terang Alamanda. Atau ketika belum memiliki robo advisors investment Bank Mandiri tersebut dapat berkolaborasi dengan startup mengembangkan teknologi tersebut. 

Sebaliknya, startup binaan bank Mandiri juga dapat memanfaatkan channel Bank Mandiri. “Kolaborasi antara Bank Mandiri dan startup itu saling menguntungkan satu sama lain. Ini lebih baik jika dibandingkan beberapa tahun yang lalu ketika perusahaan konvensional masih berkelahi dengan perusahaan startup,” ujar  Alamanda.

Mandiri Capital menyasar perusahaan startup  early stage dan Series A, B, C. yang tidak membutuhkan dana besar. Alamanda mengakui, masuk ke early stage seperti perjudian. Tapi Mandiri Capital memandang, risiko Series B atau C  lebih kecil. Secara teoritis early stage hingga Series C memiliki potensi gain 10 kali lipat. “Namun untuk investor yang ingin berinvestasi di perusahaan kelas decacorn, dana yang dibutuhkan sangat besar pengalian lebih sedikit. Namun risikon lebih dapat di-manage, karena bisnisnya sudah jelas,” terang Alamanda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×