kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.044   44,00   0,26%
  • IDX 7.095   -89,91   -1,25%
  • KOMPAS100 981   -12,12   -1,22%
  • LQ45 720   -7,16   -0,99%
  • ISSI 254   -3,24   -1,26%
  • IDX30 390   -3,04   -0,77%
  • IDXHIDIV20 485   -2,52   -0,52%
  • IDX80 111   -1,22   -1,09%
  • IDXV30 134   -0,39   -0,29%
  • IDXQ30 127   -0,90   -0,70%

Peserta DPLK sering switching, ini resikonya


Minggu, 20 September 2015 / 20:42 WIB
Peserta DPLK sering switching, ini resikonya


Reporter: Tendi Mahadi | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Dana pensiun lembaga keuangan (DPLK) Tugu Mandiri mengakui tren pengalihan portofolio investasi oleh peserta juga terjadi sejalan koreksi yang terjadi di pasar modal. Mereka pun mesti bekerja keras untuk kembali mengedukasi nasabah mereka.

Maya Susiana, Group Head of DPLK Business DPLK Tugu Mandiri pihaknya terus melakukan mengedukasi kepada nasabah. Pasalnya bila melakukan pengalihan portofolio di saat pasar sudah terlalu dalam, ia menyebut peserta akan mengalami rugi besar.

Apalagi naik turunnya saham memang terbilang biasa terjadi. "Sedangkan bila pasar membaik maka peserta akan kehilangan momentum," kata Maya akhir pekan lalu.

Ia menyebut sejumlah peserta program pensiun mereka mengalihkan portofolio investasi ke instrumen yang lebih aman. Terutama dari saham ke deposito atau surat utang.

Per akhir Agustus kemarin, dana kelolaan DPLK Tugu Mandiri sendiri mencapai sekitar Rp 1 triliun. Jumlah ini naik sekitar 7,6% dibanding posisi akhir tahun kemarin.

Penempatan dana di instrumen deposito mencapai sekitar 30% dari total dana investasi. Sedangkan 40% masih ditempatkan di instrumen surat utang. Sementara sisanya ke beberapa instrumen lain seperti pasar uang dan instrumen saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×