Reporter: Ade Priyatin | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) mencatatkan kinerja positif pada segmen pembiayaan modal usaha hingga Oktober 2026.
Berdasarkan data BRI Finance per 23 Oktober 2026, segmen pembiayaan ini telah menyumbang sebesar 37,7% terhadap total keseluruhan penyaluran jenis pembiayaan di perusahaan.
"Kinerja pembiayaan kami mencatatkan tren pertumbuhan yang sangat positif," ujar Direktur Utama BRI Finance Ignatius Susatyo Wijoyo kepada Kontan, Senin (2/11/2026).
Baca Juga: Bank Ina Perdana Terbitkan 13,81 Juta Saham Baru Lewat Private Placement
Dari segi sektoral, ia mengatakan penyerapan modal kerja paling banyak didominasi oleh barang modal melalui skema anjak piutang atau factoring.
Selain didominasi oleh skema anjak piutang, pembiayaan modal kerja di BRI Finance juga didominasi oleh skema joint financing (JF) piutang.
Adapun di tengah kondisi ekonomi yang masih dinamis, tren pembiayaan modal kerja yang positif ini masih menunjukkan adanya aktivitas pelaku usaha mengajukan pembiayaan, terlebih dari aktivitas pengadaan aset dan permintaan daerah.
Dari segi kinerja, pada periode yang sama BRI Finance juga mencatatkan penyaluran pembiayaan modal kerja yang meningkat sebesar 23,3% year on year (YoY).
"Aktivitas pembiayaan saat ini berjalan sangat aktif, khususnya untuk pengadaan aset produktif seperti alat berat guna menunjang kelancaran proyek para pelaku usaha," ujarnya.
Di sisi lain, permintaan penyaluran pembiayaan modal kerja di perusahaan juga datang dari berbagai cabang daerah yang sekaligus didukung oleh pipeline di area Jakarta dan Medan.
Baca Juga: LDR Perbankan Ketat, Bank Sampoerna Tetap Gas Ekspansi Kredit Penuhi Target 2026
Selain itu, kinerja pembiayaan modal kerja juga didorong oleh aktivitas pengusaha yang mengajukan pembiayaan baru yang terakselerasi dengan program referral perusahaan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














