kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.850.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.923   27,00   0,16%
  • IDX 7.166   -136,14   -1,86%
  • KOMPAS100 990   -23,92   -2,36%
  • LQ45 732   -14,23   -1,91%
  • ISSI 251   -6,24   -2,42%
  • IDX30 399   -7,74   -1,90%
  • IDXHIDIV20 499   -10,95   -2,15%
  • IDX80 112   -2,42   -2,12%
  • IDXV30 136   -2,10   -1,52%
  • IDXQ30 130   -2,80   -2,10%

Premi Asuransi Kendaraan Great Eastern Naik 4%, Didukung Lonjakan Mobil Listrik


Kamis, 26 Maret 2026 / 12:33 WIB
Premi Asuransi Kendaraan Great Eastern Naik 4%, Didukung Lonjakan Mobil Listrik
ILUSTRASI. Marketing Director Great Eastern General Insurance, Linggawati Tok (Dok/GEGI)


Reporter: Aulia Ivanka Rahmana | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Great Eastern General Insurance Indonesia (GEGI) mencatat pertumbuhan premi asuransi kendaraan bermotor sebesar 4% secara tahunan (year on year/YoY) hingga Februari 2026.

Kenaikan ini terjadi di tengah pertumbuhan penjualan mobil nasional yang masih solid pada awal tahun.

Marketing Director GEGI Linggawati Tok mengatakan, pertumbuhan premi asuransi kendaraan sebagian besar ditopang oleh peningkatan dari segmen kendaraan listrik.

Baca Juga: Saham Big Banks Kembali Melemah di Sesi Pertama Hari Ini (26/3)

“Kenaikan premi asuransi kendaraan sebesar 4% dibandingkan bulan yang sama tahun lalu, dengan kontribusi signifikan berasal dari kendaraan listrik,” ujarnya kepada Kontan.co.id, Kamis (26/3/2026).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil nasional secara wholesales pada Februari 2026 mencapai 81.159 unit, naik 12,2% YoY dari 72.344 unit pada periode yang sama tahun lalu.

Linggawati menilai, lonjakan penjualan mobil pada awal tahun ini juga dipengaruhi faktor musiman, seperti pencairan tunjangan hari raya (THR) dan bonus karyawan.

“Besar kemungkinan THR dan bonus yang berdekatan menjadi penyebab kenaikan penjualan saat ini,” jelasnya.

Meski demikian, ia memperkirakan tren pertumbuhan premi asuransi kendaraan akan terus berlanjut beberapa bulan ke depan, meski tidak setinggi bulan Februari.

Baca Juga: KB Bank Pastikan Penyaluran Kredit UMKM Tetap Berjalan Meski Risiko Meningkat

Faktor pendukungnya antara lain kebijakan pemerintah, seperti penurunan suku bunga Bank Indonesia (BI), insentif untuk mobil listrik yang diperpanjang atau ditingkatkan, serta kondisi ekonomi yang relatif stabil.

Dari sisi kontribusi, lini asuransi kendaraan masih menyumbang porsi relatif kecil terhadap total portofolio GEGI, yakni sekitar 3% hingga Februari 2026.

Ke depan, GEGI menargetkan pertumbuhan di segmen mobil corporate fleet, yang dinilai memiliki potensi besar serta tingkat profitabilitas yang cukup baik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Financial Statement in Action

[X]
×