kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 -1,49%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Proses Likuidasi Bisa Terhambat, Ini Harapan Observer Tim Likuidasi Wanaartha Life


Kamis, 27 April 2023 / 14:02 WIB
Proses Likuidasi Bisa Terhambat, Ini Harapan Observer Tim Likuidasi Wanaartha Life
ILUSTRASI. WanaArtha Life


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Beberapa nasabah PT Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life) terkhusus yang mengajukan tagihan pada tim likuidasi mulai bertanya-tanya. Sebab, mereka menunggu kelanjutan dari proses likuidasi yang dilakukan.

Observer Tim Likuidasi sekaligus nasabah Wanaartha Life Freddy Handojo mengakui bahwa saat ini banyak nasabah yang bertanya terkait proses likuidasi yang terkesan berjalan di tempat.

“Ada nasabah yang bilang ke saya bahwa jangan-jangan ini kita masuk ke skenario mereka dan ulur waktu lagi,” ujar Freddy.

Oleh karenanya, dirinya berharap ada kerja sama dari beberapa pihak yang memang saling berkaitan dalam proses likuidasi ini bisa saling bersinergi. Dalam hal ini, tidak ada yang saling menghambat proses yang sedang berjalan.

“Misalnya, patut diduga pemegang saham pengendali (PSP) ini tidak legowo terhadap proses likuidasi karena intervensi mereka dalam penentuan Kantor Akuntan Publik (KAP) sangat punya berperan,” ujarnya.

Baca Juga: Simak Penelusuran Tim Likuidasi Aset Wanaartha Life

Ia bilang bahwa dirinya tak ingin ada intervensi PSP terhadap tim likuidasi sehingga masih ada bayang-bayangnya. Alhasil, tim likuidasi bisa tidak berlaku independen lagi.

Seperti diketahui, saat ini proses likuidasi masih dalam tahap penunjukan beberapa KAP yang nantinya memiliki beberapa tugas, di antaranya melakukan audit untuk validasi liabilitas polis dan audit untuk neraca penutupan yang telah dibuat.

“Rencana awal yang kita buat kan memang bisa berubah tergantung kondisi di lapangan, tapi rencana kerja terbaru kita yang sudah disetujui OJK itu penunjukan KAP paling lambat akhir April ini,” ujar Ketua Tim Likuidasi Harvady M. Iqbal.

Harvady bilang saat ini sudah ada satu KAP yang ditunjuk untuk melakukan audit terkait validasi liabilitas polis dan namanya sudah diserahkan OJK. Sementara KAP untuk melakukan audit neraca penutupan tinggal menunggu persetujuan dari pemegang saham.

Ia menjelaskan bahwa dalam penunjukan KAP dilakukan secara kombinasi yaitu melalui rekomendasi dari pemegang saham ada juga yang berdasarkan rekomendasi dari tim likuidasi sendiri.

Baca Juga: Dituding Menghambat Proses Likuidasi, Direksi Non Aktif Wanaartha Life Buka Suara

“Untuk satu KAP yang sudah ditunjuk ini berdasarkan rekomendasi tim likuidasi dan juga sudah mendapat persetujuan dari pemegang saham,” jelasnya.

Harvady juga menegaskan bahwa KAP sudah sepatutnya independen dan objektif walaupun direkomendasikan oleh tim likuidasi atau pemegang saham atau bahkan direksi. Sehingga tidak dipengaruhi oleh siapa pun itu yang merekomendasikannya.

Ia juga memastikan bahwa dalam proses likuidasi ini pihaknya juga turut melibatkan beberapa pihak yang membantu proses ini berjalan.

“Kami bersinergi baik dengan semua pihak,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×