Reporter: Ade Priyatin | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) optimistis penetrasi asuransi syariah di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar.
Chief Customer & Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama menjelaskan, saat ini tingkat penetrasi asuransi syariah di Indonesia masih di bawah 1% sehingga menunjukkan peluang industri yang masih sangat terbuka.
"Kita harapkan peningkatannya semakin tinggi tingkat atau minat masyarakat untuk memiliki asuransi," tegasnya, Minggu (26/7/2026).
Baca Juga: Survei Manulife: Masyarakat RI Siapkan 60% Aset untuk Kemandirian Masa Tua
Menurutnya, salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menangkap peluang tersebut adalah dengan mendorong literasi tentang perasuransian terutama untuk segmen syariah.
Di samping itu, perusahaan juga terus melakukan inovasi produk untuk memenuhi permintaan dan kebutuhan proteksi masyarakat.
Katanya, saat ini banyak keluarga di Indonesia yang mulai mengutamakan kebutuhan finansial untuk memenuhi biaya pendidikan anak-anak mereka.
Oleh karena itu, Prudential Syariah turut menghadirkan solusi perlindungan yang juga bisa digunakan untuk dana pendidikan sesuai jenjang yang ditempuh anak.
Baca Juga: Pembiayaan Dana Tunai BRI Finance Tumbuh 44,74% Hingga Semester I-2026
Di samping itu, kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan juga kini mencakup kesehatan, perlindungan jiwa, hingga perencanaan warisan.
Dengan kombinasi antara peningkatan literasi dan penyediaan produk yang relevan, ia yakin kalau penetrasi asuransi syariah ke depannya akan terus tumbuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














