kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.904.000   -43.000   -1,46%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Rata-Rata SBDK KPR Telah Mulai Naik Pasca BI Mulai Kerek Suku Bunga Acuan


Jumat, 13 Januari 2023 / 05:00 WIB
Rata-Rata SBDK KPR Telah Mulai Naik Pasca BI Mulai Kerek Suku Bunga Acuan


Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Noverius Laoli

“Intinya kami terus menyeimbangkan startegi peningkatan bunga kredit. Dari sisi pencapaian target bisnis kami. Kemudian, kualitas kredit dan target profitabilitas untuk BTN,” tambahannya. 

Sedangkan Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Noviady Wahyudi mengakui bakal melakukan beberapa penyesuaian terkait suku bunga kredit seiring dengan kenaikan suku bunga acuan BI. Akan tetapi, ia menyebut Bank CIMB NIaga memiliki berbagai program bunga KPR ini. 

Adapun Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn menyebut Hingga saat ini, BCA masih mempertahankan Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) KPR sebesar 7,20%.

Baca Juga: Suku Bunga Naik Lagi, Bank Mandiri Bakal Kaji Potensi Penyesuaian Suku Bunga Simpanan

“Adapun hingga September 2022, KPR BCA tumbuh 10,4% YoY menjadi Rp105,0 triliun. Kami berharap tren peningkatan permintaan KPR masih berlanjut di tahun 2023, sejalan dengan pemulihan permintaan masyarakat khususnya milenial,” ujarnya. 

Ia menyatakan BCA akan terus  mengkaji dampak dari tren kenaikan suku bunga acuan. Juga menyiapkan strategi yang tepat untuk senantiasa memberikan nilai tambah dan layanan yang optimal bagi segenap nasabah dan masyarakat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×