kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.120.000   -48.000   -1,52%
  • USD/IDR 16.805   19,00   0,11%
  • IDX 8.330   97,40   1,18%
  • KOMPAS100 1.165   25,83   2,27%
  • LQ45 834   20,52   2,52%
  • ISSI 298   2,18   0,74%
  • IDX30 430   8,24   1,96%
  • IDXHIDIV20 510   9,16   1,83%
  • IDX80 129   2,93   2,32%
  • IDXV30 139   2,61   1,92%
  • IDXQ30 139   3,06   2,26%

Saham Bergerak di Zona Merah, Para Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham


Jumat, 30 Januari 2026 / 19:22 WIB
Saham Bergerak di Zona Merah, Para Direksi Bank JTrust Kompak Borong Saham
ILUSTRASI. Bank JTrust (Dok/Bank JTrust)


Reporter: Lydia Tesaloni | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Jajaran direksi PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) terpantau kompak membeli saham bank di tengah tekanan harga. 

Berdasarkan keterbukaan informasi, Rabu (28/1/2026), empat direksi BCIC dilaporkan menambah kepemilikannya di saham BCIC. 

Yang pertama adalah Direktur Utama BCIC Ritsuo Fukadai, yang kepemilikannya bertambah dari 118.900 unit menjadi 132.100 unit per 26 Januari 2026. Dalam keterbukaan informasi tersebut, transaksi dilakukan di harga saham Rp 188 dengan tujuan investasi. 

Baca Juga: Berikut Ragam Promo di IIMS Jakarta 2026 dari Adira Finance dan Danamon

Kemudian ada Direktur Kepatuhan dan Corporate Legal BCIC Felix Istyono Hartadi. Pembelian dilakukan di waktu dan harga saham yang sama, juga untuk tujuan investasi. Setelah transaksi, jumlah saham yang dimiliki Felix bertambah dari 1,22 juta unit menjadi 1,35 juta unit.

Selanjutnya, Direktur Keuangan dan Perencana BCIC Helmi Arif Hidayat. Masih dengan waktu, harga saham, dan tujuan pembelian yang sama, Helmi menambah kepemilikan sahamnya dari 2,51 juta unit menjadi 2,78 juta unit. 

Terakhir, ada Direktur Credit Risk and Management All Delinquencies BCIC R. Djoko Prayitno. Djoko menambah kepemilikannya dari 2,51 juta unit saham menjadi 2,77 juta unit saham. 

Pada akhir perdagangan Jumat (30/1/2026), BCIC terpantau masih parkir di zona merah dengan koreksi harian sebesar 4,97% menjadi Rp 153. Dalam sepekan, harga saham ini mencerminkan koreksi hingga 18,62%. 

Selanjutnya: Pasar Bersiap Hadapi Perubahan di The Fed, Trump Segera Umumkan Ketua Baru

Menarik Dibaca: Dapur Terasa Lebih Nyaman: Simak Tren Kabinet 2026 yang Prioritaskan Ketenangan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×