kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45697,73   -32,02   -4.39%
  • EMAS946.000 -1,77%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Sempat turun, pembiayaan BCA Finance kembali tumbuh 5,3% pada bulan Mei


Selasa, 18 Juni 2019 / 17:02 WIB
Sempat turun, pembiayaan BCA Finance kembali tumbuh 5,3% pada bulan Mei

Reporter: Maizal Walfajri | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sempat mencatatkan penurunan pinjaman, PT BCA Finance kembali mampu menorehkan kinerja positif pada Mei 2019. Hal ini tecermin dari realisasi pembiayaan sebesar Rp 14,459 triliun pada lima bulan pertama 2019.

Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim menyebut nilai ini tumbuh 5,3% year on year (yoy) dari pencapaian Mei 2018. Sebelumnya pada April 2019 lalu anak perusahaan PT Bank Central Asia Tbk ini mencatatkan penurunan pembiayaan hingga 8,1% yoy jadi Rp 10,93 triliun pada April 2019.


"Penjualan di Mei 2019 memang bagus, terbukti dengan booking pembiayaan pada Mei sekitar Rp 3,5 triliun. Jelang mudik permintaan pembiayaan naik," ujar Roni kepada Kontan.co.id pada Senin (17/6).

Lanjut Roni kinerja ini dapat dipertahankan hingga penghujung semester 1-2019. Ia memproyeksi pembiayaan BCA Finance bisa bertambah sekitar Rp 2 miliar khusus bulan Juni 2019 ini.

Sebelumnya Roni bilang menjelang lebaran 2019, permintaan pembiayaan pada mobil bekas meningkat. Ia mengaku biasanya ada lonjakan hingga 10% dibanding bulan biasa. Selain itu, Direktur Utama BCA Finance Roni Haslim mengaku pada tahun ini, permintaan pembiayaan terhadap mobil beka lumayan bagus.

"Mungkin karena harga mobil baru sudah mahal, jadi banyak yang beralih untuk beli mobil bekas. Jelang lebaran, pada tahun-tahun sebelumnya permintaan pembiayaan mobil bekas bisa 10% lebih tinggi," kata Roni.

Kendati pada jelang lebaran permintaan pembiayaan mobil bekas meningkat, anak perusahaan BCA Finance ini mengaku selektif. Tujuannya agar kualitas pembiayaan tetap terjaga.

"Untuk mobil bekas kami akan tetap hati-hati karena risiko lebih tinggi dari mobil baru. Loan to value untuk mobil bekas dan baru sama di 70%," jelas Roni.




TERBARU

Close [X]
×