kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Separuh belanja modal TI BNI untuk pengembangan produk dan fitur baru


Selasa, 16 Oktober 2018 / 17:45 WIB
ILUSTRASI. Aplikasi pembayaran yap!


Reporter: Galvan Yudistira | Editor: Narita Indrastiti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Separuh belanja modal PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) di tahun ini akan digunakan untuk pengembangan produk dan fitur baru khususnya terkait digital banking.

Anggoro Eko Cahyo, Direktur Keuangan BNI mengatakan, belanja modal teknologi informasi (TI) BNI sampai akhir 2018 diperkirakan sebesar Rp 700 miliar-Rp 750 miliar.

"50% adalah untuk pengembangan produk dan fitur baru khususnya terkait digital banking seperti YAP dan mobile banking,” kata Anggoro kepada Kontan.co.id, Selasa (16/10).

Sedangkan 30% digunakan perluasan layanan (ATM dan outlet), dan sisanya adalah untuk peningkatan kapasitas dan reliabilitas sistem, peningkatan sistem keamanan TI, serta riset dan pengembangan terkait TI.

Sementara di tahun depan, BNI mengaku sedang menyiapkan kebutuhan belanja modal. Namun, penggunaan dan besarannya tak jauh berbeda dari anggaran belanja modal di tahun ini.

Menurut Anggoro, upaya peningkatan efisiensi TI akan berdampak pada peningkatan efektivitas pemanfaatan anggaran di 2019.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×