kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Serikat Pekerja BTN: Pemindahan Suprajarto ke BTN melecehkan profesi bankir


Kamis, 29 Agustus 2019 / 21:33 WIB
Serikat Pekerja BTN: Pemindahan Suprajarto ke BTN melecehkan profesi bankir
ILUSTRASI. Direktur Utama BRI Suprajarto


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Serikat Pekerja PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Satya Wijayantara menilai keputusan Kementerian BUMN memindahkan Suprajarto yang sebelumnya merupakan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi DIrektur Utama BTN sebagai sebuah pelecehan terhadap profesi bankir.

“BRI itu asetnya jauh lebih besar dari BTN, pemindahan seperti ini tidak biasa terjadi, dan cenderung seperti punishment. Padahal kinerja Suprajarto di BRI sangat bagus,” katanya saat ditemui KONTAN di Jakarta, Kamis (28/8).

Baca Juga: Usai menolak jadi dirut BTN, Suprajarto: Saya mau liburan dan nikahkan anak bungsu

Ia menambahkan hal tersebut justru membuat jenjang karier seorang bankir menjadi pasti. Dan tak cuma Suprajarto, bankir lainnya, khususnya bank pelat merah bisa mendapatkan perlakukan serupa.

Satya juga curiga, pemindahan Suprajarto dari BRI ke BTN kental urusan politik, alih-alih memperhatikan prinsip tata kelola yang baik. “Sebagai profesi bankir punya kode etik, ada merit system, dan pemenuhan GCG. Keputusan ini jadi sangat kental sekali nuansa politiknya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×