kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.922.000   20.000   0,69%
  • USD/IDR 17.035   35,00   0,21%
  • IDX 7.098   -86,70   -1,21%
  • KOMPAS100 981   -11,96   -1,20%
  • LQ45 719   -7,62   -1,05%
  • ISSI 253   -3,61   -1,40%
  • IDX30 391   -2,60   -0,66%
  • IDXHIDIV20 485   -2,28   -0,47%
  • IDX80 111   -1,18   -1,05%
  • IDXV30 134   -0,30   -0,22%
  • IDXQ30 127   -0,93   -0,73%

Soal isu penjualan NPL, Bank Permata: Informasi tersebut misleading


Selasa, 15 Mei 2018 / 18:01 WIB
ILUSTRASI. Pelayanan Nasabah di Bank Permata


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Permata angkat bicara mengenai rumor yang mengatakan bahwa perusahaan akan melakukan penjualan kredit bermasalah alias non performing loan (NPL) sebesar Rp 1 triliun-Rp 1,5 triliun. 

Dalam pernyataan resminya kepada Kontan.co.id, Senior Vice President Bank Permata Richele Maramis menegaskan, isu Bank Permata akan menjual kredit bermasalah Rp 1,5 triliun adalah tidak benar.

"Informasi tersebut spekulatif dan misleading. Pada saat ini Bank Permata tidak berencana melakukan penjualan NPL sebesar nilai tersebut," jelas Richele kepada Kontan.co.id, Selasa (15/5).

Bantahan ini sekaligus merupakan konfirmasi atas artikel Kontan.co.id sebelumnya yang berjudul: Bank Permata akan menjual kredit bermasalah Rp 1,5 triliun.

Sebelumnya, sumber Kontan.co.id membisikkan, salah satu aset yang dijual Bank Permata adalah kredit bermasalah ke Garasindo senilai Rp 1,2 triiun. Jika penjualan ini berhasil, Bank Permata akan menikmati laba sebesar Rp 1,5 triliun pada akhir 2018, atau naik 100% secara tahunan atau year on year (yoy). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×