kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

StanChart bantah mau jual saham Bank Permata


Selasa, 21 April 2015 / 11:59 WIB
ILUSTRASI. Simak beberapa daftar negara-negara di dunia yang bebas visa bagi pemegang paspor Indonesia atau WNI. KONTAN/Muradi/23/10/23


Sumber: Reuters | Editor: Edy Can

JAKARTA. Standard Chartered (StanChart) Plc. membantah kabar akan menjual saham  PT Bank Permata Tbk (BNLI). Hingga saat ini, bank asal Inggris tersebut belum berniat menjual saham miliknya tersebut.

"Kami tidak berniat menjual saham tersebut pada saat ini," kata Lim Cheng Teck, CEO Standard Chartered untuk ASEAN di sela-sela World Economic Forum, Selasa (21/4).

Seperti diberitakan sebelumnya, Standard Chartered dikabarkan akan menjual saham Bank Permata sebagai upaya mengurangi operasional di kawasan Asia. Standard Chartered bersama PT Astra International Tbk (ASII) memiliki 45% saham Bank Permata per Desember 2014. Kabarnya, Astra akan membeli saham milik Standard Chartered itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×