kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Supaya efisien, BTN manfaatkan Pos Indonesia


Rabu, 29 Mei 2013 / 19:03 WIB
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kanan) memberi semangat seorang anak yang telah divaksinasi COVID-19 di Kompleks SDN Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (15/12/2021). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.


Reporter: Annisa Aninditya Wibawa | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) berusaha untuk melakukan efisiensi dalam hal operasionalnya. Salah satu cara yang dilakukan adalah bekerja sama dengan PT Pos Indonesia.

"BTN mencari Dana Pihak Ketiga (DPK) lewat outlet Pos. Ini bisa meminimalisir pembukaan cabang kami," sebut Wakil Direktur BTN Evi Firmansyah, di Hotel JW Marriott, Rabu, (29/5).

Selain tak perlu membangun cabang, BTN pun tidak perlu menempatkan banyak orang di outlet Pos. Pihaknya hanya perlu melatih satu orang pegawai Pos untuk dijadikan agen. Ini bahkan lebih efisien ketimbang menaruh lima orang pegawai di cabang.

Saat ini saja, sudah ada 3.000 outlet Pos Indonesia yang terkoneksi secara online dengan sistem BTN. Evi mengaku, pihaknya akan terus mengembangkan kerja samanya. Ini bahkan bisa menjadi salah satu cara untuk menurunkan Beban Operasional dan Pendapatan Operasional (BOPO) BTN.

Pasalnya, BOPO BTN tercatat meningkat. Per April, rasio BOPO-nya yakni 83%. Padahal, di penghujung 2012, BOPO-nya yakni 79%. Tahun ini, BTN menargetkan rasio BOPO berada di kisaran 76-80%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×