kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.681   95,00   0,54%
  • IDX 6.472   -251,11   -3,73%
  • KOMPAS100 859   -34,44   -3,86%
  • LQ45 638   -19,89   -3,02%
  • ISSI 234   -9,05   -3,73%
  • IDX30 363   -8,57   -2,31%
  • IDXHIDIV20 448   -7,19   -1,58%
  • IDX80 98   -3,63   -3,57%
  • IDXV30 127   -2,78   -2,14%
  • IDXQ30 117   -2,18   -1,83%

Tambah modal, Pemprov Banten siap rombak manajemen Bank Banten


Minggu, 26 Juli 2020 / 19:48 WIB
ILUSTRASI. Suasana pelayanan nasabah di kantor Bank Banten, Jakarta (31/5). PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten) berkeinginan untuk meningkatkan penyaluran kredt komersial. Hal ini untuk meningkatkan realisasi penyaluran kredit. KONTAN/Muradi/2017/05/


Reporter: Anggar Septiadi | Editor: Tendi Mahadi

Asal tahu, eks Bank Pundi ini sejak akhir tahun lalu memang telah berencana menggelar dua rights issue tahun ini, pada Juni 2020 untuk menghimpun dana Rp 500 miliar Rp 500 miliar, dan Desember 2020 untuk menghimpun Rp 700 miliar.

Bank Banten disebut Fahmi juga sejatinya memang sangat membutuhkan modal tambahan untuk memperbaiki kinerja keuangannya.

Baca Juga: Analis : Aturan baru LPS bisa jamin keselamatan dana nasabah di bank kecil menengah

Maklum perseroan selalu dapat rapor merah sejak diakuisisi PT Banten Global Development. Dari kalkulasinya, Bank Banten minimum butuh Rp 500 miliar untuk mulai mendulang laba tahun depan.

“Dengan tambahan modal minimum Rp 500 miliar, akan kami gunakan untuk ekspansi kredit mencapai Rp 2,02 triliun, yang kemudian bisa mengurangi cost of fund hingga 10,66%. Ini jadi salah satu skenario terbaik bagaimana kami bisa meraih impas (break even point) pada 2021,” sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×