kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Tanggapi Kenaikan BI Rate, BSI Perkuat Dana Murah Lewat Tabungan Haji


Jumat, 22 Mei 2026 / 15:26 WIB
Tanggapi Kenaikan BI Rate, BSI Perkuat Dana Murah Lewat Tabungan Haji
ILUSTRASI. Literasi Keuangan Syariah (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Ammar Rezqianto | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,25% membuat bank harus memikirkan strategi pendanaan yang tepat. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) salah satunya berupaya mendorong efektivitas pendanaan.

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BSI akan merespons kenaikan BI Rate dengan memperbesar porsi dana murah (CASA) dalam struktur pendanaannya.

Anggoro menyebut salah satu strategi BSI untuk meningkatkan CASA adalah dengan mendorong pertumbuhan produk tabungan haji.

Baca Juga: Program BRI Debit FC Barcelona Bawa 5 Pemenang Wujudkan Mimpi di Spotify Camp Nou

"Kita akan fokus pada dana murah pastinya. Kita punya tabungan-tabungan wadi'ah yang kita akan dorong. Tabungan-tabungan haji itu akan jadi semakin intens kita tawarkan," kata Anggoro saat ditemui, Jumat (22/5/2026).

Adapun hingga kuartal 1-2026, dana kelolaan produk tabungan haji BSI mencapai Rp 15,65 triliun. Angka tersebut terhitung naik 14,68% secara tahunan (yoy).

Sedangkan, dalam periode yang sama, BSI tercatat melayani sekitar 7,26 juta nasabah tabungan haji. 

Jika dilihat dari pendanaan keseluruhannya, hingga kuartal 1-2026, BSI mencatat dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp 376,8 triliun, tumbuh 18% yoy. Total CASA BSI juga meningkat 21,36% yoy menjadi Rp 236,2 triliun.

Anggoro memastikan dengan fokus pada pendanaan CASA, BSI dapat menjaga biaya dana (COF) tetap rendah, meskipun bunga pembiayaan mengalami kenaikan.

Ia bilang, fokus bisnis BSI ada pada segmen konsumer, sehingga fundamental bank secara keseluruhan dapat terus tumbuh sehat di saat suku bunga mengalami kenaikan.

Selain tabungan haji, Anggoro juga menyebut BSI akan mengoptimalkan produk tabungan emas. 

"Kita akan fokus pada tabungan-tabungan yang COF-nya lebih rendah, sehingga dampaknya bisa kita kelola," kata Anggoro.

Baca Juga: BSI Resmikan Naming Right di LRT Dukuh Atas untuk Dorong Pertumbuhan Nasabah

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×