kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.753   44,00   0,25%
  • IDX 6.525   7,36   0,11%
  • KOMPAS100 852   3,39   0,40%
  • LQ45 644   2,00   0,31%
  • ISSI 229   -0,13   -0,06%
  • IDX30 360   1,47   0,41%
  • IDXHIDIV20 443   4,53   1,03%
  • IDX80 97   0,33   0,34%
  • IDXV30 124   2,23   1,83%
  • IDXQ30 115   0,70   0,62%

Tiga Saham Big Banks Menguat, Hanya Satu yang Turun Ini Rekomendasi Sahamnya


Senin, 31 Agustus 2026 / 17:10 WIB
Tiga Saham Big Banks Menguat, Hanya Satu yang Turun Ini Rekomendasi Sahamnya
ILUSTRASI. NULL (KONTAN/Baihaki)


Reporter: Aura Putri | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saham-saham bank berkapitalisasi besar atau big banks bergerak variatif pada perdagangan perdagangan terakhir Agustus, Senin (31/8/2026). Tiga saham big banks menguat, sementara BMRI terkoreksi.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menguat 0,39% menjadi Rp 6.475, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) naik 2,12% di Rp 3.860, dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) naik 1,88% ke Rp 3.250. Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,47% ke Rp 4.230.

Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menilai fundamental bank-bank besar masih cukup solid meski menghadapi tekanan pada margin bunga bersih (NIM) akibat biaya dana dan kondisi likuiditas yang masih ketat.

Baca Juga: Sinar Mas Multiartha (SMMA) Jadi Pemegang Saham Minoritas Generali Syariah

Kredit perbankan pada Juli 2026 tumbuh 13,58% secara tahunan (YoY), adapun pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) hanya tumbuh 7,7% YoY.

"Fundamental bank-bank besar masih relatif lebih kuat dibandingkan performa sahamnya, sehingga masih terdapat ruang rerating apabila pasar memperoleh konfirmasi bahwa pertumbuhan kredit, NIM, kualitas aset, dan profitabilitas akan semakin membaik," ujar Nafan kepada Kontan, Senin (31/8).

Menurut Nafan, valuasi sejumlah saham big banks juga relatif menarik setelah mengalami tekanan sebelumnya. Belakangan, investor asing mulai kembali mengakumulasi saham BBRI, BBCA, BMRI, dan BBNI, yang menunjukkan mulai membaiknya minat terhadap sektor perbankan.

Meski demikian, tekanan funding cost dan NIM masih menjadi faktor yang perlu dicermati karena dapat membatasi penguatan saham big banks secara lebih agresif.

"Prospek sektor perbankan sampai akhir tahun tetap konstruktif, dengan preferensi kepada bank yang memiliki franchise dana murah kuat, kualitas aset baik, dan kemampuan menjaga NIM," katanya.

Untuk saham big banks, Nafan masih merekomendasikan accumulative buy untuk BBCA dengan target harga Rp 7.900 per saham, BBNI Rp 4.020, dan BMRI Rp 4.720. Sementara itu, BBRI mendapat rekomendasi add dengan target harga Rp 3.440 per saham.

Baca Juga: Manulife Syariah Siapkan Strategi Dongkrak Kinerja di Tengah Tantangan Industri

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×